Sulawesitoday - Di tengah dinamika usaha mikro di Mamuju Tengah, gas LPG 3 Kg kini jadi perbincangan panas. Kelangkaan yang terjadi telah mengganggu kelancaran bisnis pelaku UMKM di Desa Topoyo.
Para pelaku UMKM merasa frustasi dengan kondisi LPG 3 Kg langka yang terus menerus. Harga jual yang jauh melampaui Harga Eceran Tertinggi membuat situasi semakin pelik.
Samsil, salah satu pelaku UMKM di Topoyo, mengungkapkan kegelisahannya secara langsung. Ia mengatakan, “Bagaimana kami bisa berkembang jika elpiji ini sulit didapat dan harganya tak masuk akal?”
Ia menuturkan bahwa sejak pertengahan 2024, pasokan LPG 3 Kg di Mamuju Tengah sudah menunjukkan tanda-tanda krisis. Kelangkaan yang berkepanjangan ini membuat banyak usaha terhenti sejenak.
Di sisi lain, Nur, seorang penjual gorengan, juga merasakan dampak nyata. Omzet usahanya menurun drastis ketika stok LPG langka, sehingga penjualan pun terhambat.
“Kondisi ini seperti membakar minyak di api yang sudah padam,” ujar Nur sambil menghela nafas. Ia menambahkan, “Tak hanya rugi, kami juga kehilangan peluang pasar karena ketersediaan elpiji yang sangat terbatas.”
Ketidakpastian pasokan LPG 3 Kg Mamuju Tengah membuat pelaku UMKM terjebak dalam dilema. Mereka mengandalkan elpiji untuk menjaga operasional harian, namun kini segalanya terasa tidak menentu.
Baca Juga: Revisi Kebijakan Gas LPG 3 Kg: Pengecer Diinstruksikan Berjualan Sambil Menjadi Subpenyalur
Banyak pengecer memanfaatkan situasi ini dengan menaikkan harga secara tidak wajar. Tindakan ini semakin memperparah situasi, membuat harga mencapai Rp50 ribu per tabung.
Para pelaku UMKM pun menuntut adanya tindakan tegas dari pemerintah dan pihak terkait. Mereka berharap agar solusi cepat dapat segera menyelesaikan permasalahan kritis ini.
Dalam suasana penuh harap dan kekhawatiran, pertanyaan pun menggantung di benak masyarakat. Mampukah pihak berwenang segera mengembalikan kestabilan pasokan LPG 3 Kg di Mamuju Tengah dan mengurangi beban para pelaku UMKM?
Ayo Gabung di Channel WhatsApp Sulawesitoday! Dapatkan update informasi dan berita terbaru di https://bit.ly/WAchanelSulawesitoday.
Jangan Ketinggalan Berita Eksklusif Lainnya! Berita Eksklusif Lainnya! Yuk, cek langsung di Google News Sulawesitoday.
Artikel Terkait
Polemik Pembabatan Hutan Mangrove Maros: Hak Milik dan Proyek Jalanan Jadi Sorotan Utama
Revisi Kebijakan Gas LPG 3 Kg: Pengecer Diinstruksikan Berjualan Sambil Menjadi Subpenyalur
Pasutri di Polman Terekam Aksi Mencuri di Tengah Musibah Kebakaran
Anggaran Dipangkas Rp 130,2 Miliar, Suhardi Duka Siap Tata Ulang APBD
Aksi Penyegelan di Desa Lombong Timur Majene: Warga Tuntut Transparansi APBDes