DPRD memilih intervensi. Tidak membiarkan program berjalan apa adanya. Penghentian sementara menjadi ruang untuk perbaikan. Sepuluh hari mungkin tidak cukup. Tapi ini langkah awal. Langkah untuk memastikan tidak ada lagi anak yang menjadi korban.
Pemerintah kini berada di persimpangan. Lanjutkan dengan perbaikan radikal? Atau pertahankan status quo dan berharap kasus tidak terulang? Pilihan pertama jelas lebih sulit. Butuh komitmen. Butuh anggaran. Butuh kerja keras. Tapi pilihan kedua? Itu sama dengan bermain dadu dengan nyawa anak-anak.