Sulawesitoday - Nasib mantan Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana berubah total dalam waktu tiga hari.
"Penyidik menahan tersangka setelah menemukan bukti permulaan yang cukup mengenai praktik lancung tersebut," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung di Jakarta.
Hanya berselang sehari pasca kepulangan dari ibadah haji, jabatan mentereng pria ini langsung copot.
Baca Juga: Modus Korupsi Makan Bergizi Gratis Terbongkar, Eks Pimpinan BGN Akali Verifikasi Yayasan Mitra
Presiden Prabowo Subianto mencopot jabatan pimpinan lembaga tersebut pada Selasa malam.
Posisi strategis pengelola program makan gratis kini berpindah tangan ke wakilnya.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengumumkan langsung pergantian pimpinan itu di Istana Negara.
Langkah tegas tersebut diambil setelah muncul aroma tidak sedap dalam proyek dapur gizi.
Aparat hukum bergerak cepat mengendus dugaan penyelewengan di internal lembaga baru ini.
Korps Adhyaksa langsung menggeledah kantor pusat badan tersebut pada Rabu dini hari.
Baca Juga: Data Kurban Parigi Moutong Jauh Dari Target, Banyak Warga Miskin Belum Kebagian
Penggeledahan massal bergulir sejak pukul dua pagi untuk mengamankan dokumen penting.
Mantan bos lembaga gizi itu langsung menjalani pemeriksaan intensif di gedung pidana khusus.
Penyidik mengaitkan tersangka dengan dugaan korupsi jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi.