Sulawesitoday - Presiden Prabowo Subianto memberikan ultimatum keras kepada seluruh rekanan Program Makan Bergizi Gratis saat mengumpulkan belasan ribu penggerak program nasional di Sentul Bogor.
"Mitra yang berengsek angkat tangan, kalaupun tidak mau mengaku saya beri kesempatan kembali ke jalan yang benar," kata Prabowo dengan nada suara meninggi di hadapan peserta.
Langkah tegas ini diambil setelah Kejaksaan Agung menetapkan tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional sebagai tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola pangan anak.
Baca Juga: Jejak Kontroversi Dadan Hindayana Sebelum Berompi Pink Kejagung
Prabowo menyindir puluhan pengusaha yang mendadak terdiam saat diminta mengakui kecurangan dalam penyediaan paket makanan di sekolah.
Tepuk tangan bergemuruh di dalam gedung sewaktu mantan Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat itu berulang kali menatap tajam ke arah barisan kursi penonton.
Pemerintah kini memperketat sistem pengawasan berlapis agar anggaran jumbo pertahanan pangan ini tidak menjadi bancakan para pemburu rente.
"Gue sudah warning loh ya," ujar Prabowo menutup pidato politiknya yang disambut tawa riuh dari para hadirin.
Masyarakat sipil menyambut baik sikap tangguh kepala negara namun mereka tetap menagih realisasi nyata di lapangan bukan sekadar gertakan sambal.
Ketegasan pemimpin baru ini langsung memicu reaksi berantai di jagat maya hingga menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial.
Baca Juga: Dari Tanah Suci, Dicopot Prabowo, hingga Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung
Seorang warganet Jonianif berseloroh tanpa pengawasan ketat anak sekolah bisa jadi cuma mendapatkan paket makanan berupa sebungkus kuaci.
Akun lain bernama Rifansog ikut menagih janji pembukaan belasan juta lapangan kerja baru yang sempat digelorakan saat masa kampanye lalu.
Netizen bernama Alexalexnes juga mengingatkan sang presiden agar senantiasa menjaga amanah serta berjalan di jalur yang diridhai oleh Tuhan.