Sulawesitoday - Dini hari berubah mencekam. Suara tembakan memecah keheningan Jalan Ir Sutami. Kamis (25/12/2025) pukul 02.30 WIB, seorang pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) tewas dalam kontak tembak dengan petugas Polresta Bandar Lampung. Insiden ini terjadi di perbatasan Kota Bandar Lampung dengan Kabupaten Lampung Selatan.
Pelaku berinisial JP (35) tewas seketika. Tubuhnya bersimbah darah. Di tangannya masih menggenggam pistol rakitan. Satu rekannya berhasil kabur menyelamatkan diri ke area perkebunan gelap.
Kompol Faria Arista, Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, menjelaskan latar belakang penindakan tersebut. "Kami sudah lama membuntuti komplotan ini," ujarnya tegas. Tim Tekab 308 Satreskrim mendapat informasi aktivitas mencurigakan. Dua pria berkendara motor tanpa plat. Gerak-gerik mereka janggal dan penuh kewaspadaan.
Bagaimana Kronologi Kejar-kejaran Terjadi?
Petugas bergerak cepat. Mereka menghadang di Jalan Ir Sutami. Namun pelaku justru memacu gas kencang. Aksi kejar-kejaran pun pecah di jalan raya yang sepi.
Kecepatan motor pelaku mencapai 100 km/jam. Berbahaya dan nekat. Petugas memepet dari samping. Motor pelaku oleng lalu terjatuh keras ke aspal.
Salah satu pelaku langsung berlari. Ia masuk ke area perkebunan yang gelap gulita. Rekannya, JP, bangkit dengan pistol terhunus. Matanya merah penuh amarah dan ketakutan.
"Petugas sudah memberi peringatan keras," ungkap Faria. Tembakan peringatan ke udara dilakukan. Satu kali. Dua kali. Tiga kali bahkan. Namun JP malah balas menembak ke arah petugas.
Mengapa Polisi Melakukan Tindakan Tegas?
Situasi kritis terjadi dalam hitungan detik. Peluru nyasar ke kaca mobil patroli. Nyawa petugas terancam. Protokol penggunaan senjata api pun diberlakukan.
"Tindakan terukur kami ambil demi keselamatan," tegas Faria. Petugas melepaskan tembakan balasan. JP roboh dengan luka tembak di dada. Napasnya tercekat kemudian berhenti total.
Visum luar kemudian dilakukan. Tim medis RS Bhayangkara Polda Lampung mengonfirmasi kematian JP di lokasi kejadian. Peluru menembus jantungnya langsung.
Kasus ini bukan yang pertama. JP tercatat memiliki rekam jejak panjang. Berkas-berkasnya membuktikan keterlibatan dalam 7 kasus curanmor. Ia juga tersangkut 3 kasus pencurian dengan kekerasan (curas) di wilayah Bandar Lampung sejak awal 2025.
Barang Bukti Apa Saja yang Diamankan?
Artikel Terkait
Rincian Uang Rp6,6 Triliun di Kejagung, Hasil Satgas Kehutanan dan Kasus Korupsi
Kado Natal di Balik Jeruji, 51 Narapidana Lapas Palu Diusulkan Terima Remisi
Nilam Sari Lawira Lantik 14 DPC NasDem Parimo, Targetkan Kemenangan Total dan Mandat Legislatif 2029
NasDem Parigi Moutong Targetkan Menang Pemilu 2029, Sayutin Budianto Instruksikan Loyalitas Kader
Jejak Rp1,2 Triliun, Kejagung Bidik Google dan 12 Vendor dalam Pusaran Chromebook Nadiemm