• Selasa, 21 Juli 2026

BPOM Sidak Obat Herbal Ilegal, Kandungan BKO Picu Gagal Ginjal dan Kerusakan Hati! Amankan 4.800 Botol dari Riau

.
Amirullah, Sulawesi Today
- Jumat, 18 Oktober 2024 | 13:28 WIB
BPOM melakukan sidak obat herbal ilegal yang mengandung BKO berbahaya di Kampar, Riau. 4.800 botol disita, berisiko gagal ginjal, kerusakan hati. #ObatHerbalIlegal #BPOM #Kesehatan #GagalGinjal #Keam (Amirulah)
BPOM melakukan sidak obat herbal ilegal yang mengandung BKO berbahaya di Kampar, Riau. 4.800 botol disita, berisiko gagal ginjal, kerusakan hati. #ObatHerbalIlegal #BPOM #Kesehatan #GagalGinjal #Keam (Amirulah)

Baca Juga: Tersangka Kasus Ijazah Palsu, Trisal Tahir Masih Bisa Kampanye! Apa Langkah Bawaslu Selanjutnya?

Konsumen diminta untuk lebih waspada terhadap produk yang dijual bebas tanpa izin yang jelas. Sebuah cara mudah untuk memeriksa keamanan produk adalah dengan memeriksa nomor registrasi BPOM yang tertera pada kemasan. Jika produk tidak memiliki izin, besar kemungkinan kandungan di dalamnya tidak aman untuk dikonsumsi.

Bagi BPOM, upaya menindak pelanggaran ini adalah bentuk perlindungan terhadap masyarakat luas. Dalam konteks penindakan di Kampar, bukan hanya jumlah barang bukti yang signifikan, tetapi juga potensi dampaknya terhadap kesehatan ribuan orang di seluruh Indonesia.

Apa yang Bisa Anda Lakukan?

Sebagai konsumen, kewaspadaan adalah kunci. Pastikan Anda membeli obat herbal hanya dari produsen yang terpercaya dan telah mendapatkan izin edar resmi dari BPOM. Hindari membeli produk yang menjanjikan hasil instan, terutama jika manfaatnya terdengar terlalu bagus untuk menjadi kenyataan. Ingat, kesehatan adalah aset yang paling berharga, dan sedikit usaha dalam memeriksa keamanan produk dapat mencegah kerugian jangka panjang.

Di masa depan, BPOM akan terus meningkatkan pengawasan terhadap produk ilegal ini. Namun, peran Anda sebagai konsumen sangat penting dalam menjaga diri dari produk berbahaya. Jika Anda menemui produk yang mencurigakan, laporkan segera ke BPOM untuk ditindaklanjuti. Mari bersama-sama menjaga kesehatan kita dan melindungi keluarga dari bahaya obat-obatan ilegal.

Halaman:

Editor: Amirullah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini