Ini bukan soal bagi-bagi makanan gratis semata. Ini soal bagaimana sebuah instansi vertikal membangun jembatan hati dengan warga lokal. Soal bagaimana menanamkan nilai solidaritas di bulan suci.
Melalui aksi "Tebar Kebaikan" ini, Kanwil Imigrasi Sulteng seolah ingin menegaskan satu hal: tugas fungsi keimigrasian itu penting, tapi menjadi manusia yang bermanfaat bagi sesama itu jauh lebih utama.
Ramadan di Palu pun terasa lebih sejuk. Sore itu, pengabdian tidak hanya diukur dari lembar paspor yang dicetak, tapi dari senyum warga yang menerima sebungkus takjil di tepi jalan.
Artikel Terkait
Kesadaran Hukum Kunci Perangi Narkoba, Kakanwil Kemenkum Sulteng Ungkap Sinergi di Tengah Pemusnahan Sabu 40 Kg
Kemenkum Sulteng Kawal Bawang Goreng Palu Raih Rekomendasi Indikasi Geografis dari DJKI
Ancaman Serius Kehilangan Status WNI, Kemenkum dan FH Untad Ingatkan Mahasiswa Pentingnya Literasi Kewarganegaraan
Cegah Chaos Regulasi, Kanwil Kemenkum Sulteng Fasilitasi Harmonisasi Tiga Ranperbup Parimo
Kemenkum Sulteng Buka Pintu Perlindungan Merek Kolektif bagi UMKM Pangan