Sulawesitoday - Rabu sore 26 Februari 2026 di depan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Tengah. Ada pemandangan yang kontras.
Gedung kantor itu biasanya kaku. Penuh urusan paspor, visa, dan izin tinggal. Tapi sore itu, pagar kantornya seperti mencair. Puluhan orang berseragam imigrasi berdiri di pinggir jalan.
Mereka tidak sedang memeriksa dokumen. Di tangan mereka ada bungkusan plastik. Isinya takjil. Untuk siapa saja yang lewat.
Kepala Kantor yang Turun Tangan
Arief Hazairin Satoto tidak hanya duduk di balik meja. Sang Kakanwil itu berdiri paling depan. Di sampingnya ada Andi Zulpikar Rasdin, Andi Ridwan Said, dan Nyoman Nariana. Para pejabat teras itu ikut berbaur. Ikut kepanasan. Ikut tersenyum pada pengendara motor yang menepi.
"Kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian kami kepada masyarakat," kata Arief.
Kalimatnya pendek. Tapi pesannya jelas: imigrasi ingin hadir dengan wajah yang lebih ramah. Bukan wajah birokrasi yang dingin, tapi wajah pelayan publik yang punya empati.
Momentum 1447 Hijriah
Ramadan tahun ini memang terasa berbeda. Di tengah kesibukan mengurus arus lalu lintas manusia antarnegara, para insan imigrasi ini menyempatkan diri mengurus "arus" takjil di jalanan.
Satu per satu paket berpindah tangan. Dari tangan petugas ke tangan sopir angkot. Ke tangan pengendara ojek. Ke tangan warga yang sedang bergegas pulang.
"Semoga apa yang kami lakukan hari ini membawa manfaat dan keberkahan bagi kita semua," tambah Arief lagi.
Kemenkum Sulteng Buka Pintu Perlindungan Merek Kolektif bagi UMKM Pangan
Masyarakat yang menerima pun tampak sumringah. Mereka bisa berbuka tepat waktu meski masih di atas kendaraan.
Bukan Sekadar Rutinitas
Artikel Terkait
Kesadaran Hukum Kunci Perangi Narkoba, Kakanwil Kemenkum Sulteng Ungkap Sinergi di Tengah Pemusnahan Sabu 40 Kg
Kemenkum Sulteng Kawal Bawang Goreng Palu Raih Rekomendasi Indikasi Geografis dari DJKI
Ancaman Serius Kehilangan Status WNI, Kemenkum dan FH Untad Ingatkan Mahasiswa Pentingnya Literasi Kewarganegaraan
Cegah Chaos Regulasi, Kanwil Kemenkum Sulteng Fasilitasi Harmonisasi Tiga Ranperbup Parimo
Kemenkum Sulteng Buka Pintu Perlindungan Merek Kolektif bagi UMKM Pangan