Sulawesitoday - Kemenkum Sulteng bekerja sama dengan Untad guna mengukir inovasi layanan hukum di Sulteng. Pertemuan di kampus Untad Palu menandai dimulainya sinergi yang dinanti.
Kepala Kanwil Kemenkum Sulteng, Rakhmat Renaldy, memimpin acara tersebut dengan semangat tinggi. Ia hadir dengan visi untuk membawa transformasi nyata dalam pelayanan hukum di daerah.
Rektor Untad, Prof Dr Ir Amar, menyambut baik inisiatif kolaborasi ini. Ia yakin keterlibatan akademisi akan mempercepat pengembangan layanan hukum di Sulteng.
Para peserta berkumpul untuk membahas dua fokus utama. Fokus tersebut adalah penguatan Kekayaan Intelektual dan pengoptimalan Administrasi Hukum Umum.
Program sosialisasi pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual segera digelar. Inisiatif ini bertujuan melindungi karya inovatif mahasiswa, dosen, dan masyarakat dari penyalahgunaan.
Kemenkum Sulteng juga akan memperkenalkan layanan pendaftaran badan hukum. Legalisasi dokumen dan aspek perdata lain pun akan ditingkatkan demi efisiensi layanan hukum di Sulteng.
Pertemuan itu tidak hanya membahas aspek teknis, tetapi juga rencana seminar dan workshop hukum. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman sivitas akademika dalam praktik hukum.
Pada 15 Februari 2025, Rakhmat Renaldy menyatakan, "Akademisi adalah kunci percepatan inovasi layanan hukum." Ungkapan itu menggugah semangat peserta untuk aktif berpartisipasi.
Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Aiyen, juga mendukung penuh program kolaborasi ini. Ia optimis sinergi tersebut akan membawa dampak positif yang luas bagi layanan hukum di Sulteng.
Para hadirin pun sepakat untuk melanjutkan kerja sama melalui perjanjian resmi. PKS menjadi landasan strategis untuk mengimplementasikan berbagai program bersama ke depan.
Baca Juga: Pengawasan Fidusia dan Gadai Swasta: Kemenkum Sulteng Bekerja Sama dengan OJK Lindungi Masyarakat
Inisiatif ini membuka peluang bagi mahasiswa untuk magang langsung di lingkungan hukum. Penelitian di bidang hukum pun akan semakin didorong oleh sinergi antara Kemenkum Sulteng dan Untad.
Kemenkum Sulteng dan Untad juga akan bersama-sama mengkaji regulasi daerah. Harapannya, kebijakan lokal nantinya selaras dengan standar nasional yang lebih baik.
Sinergi ini menjadi contoh inovasi yang mendorong kemajuan layanan hukum di Sulteng. Kolaborasi erat antara Kemenkum Sulteng dan Untad menyiapkan masa depan yang lebih cerah bagi masyarakat.
Artikel Terkait
Profil Fredy Pratama Diduga Pimpin Penyelundupan Sabu 135 Kg
SKB Menteri Tetapkan Cuti Bersama Idul Fitri 2025, ASN dan PPPK Sulteng Catat Tanggal Pentingnya
Pelanggaran Lalu Lintas Meroket di H1 Operasi Keselamatan Tinombala Polda Sulteng
ASN dan PPPK di Sulteng Wajib Baca, Aturan SKB 2025 Tegaskan Tidak Bisa Tambah Libur Ekstra di Luar Cuti Bersama
Ini Sanksi Tegas Bagi ASN dan PPPK di Sulteng yang NeKat Tambah Libur Selain Cuti Bersama Libur 2025