Orion ini beda. Ringan. Cuma 100 gram. Bisa mengenali wajah orang di depan kita, mengingatkan nama klien, bahkan menerjemahkan bahasa asing secara real-time di depan mata.
Hasilnya pun mulai kelihatan. Agustus 2025, saham Meta meroket tembus 796 dolar AS. Rekor tertinggi sepanjang masa. Zuckerberg tidak jadi bodoh. Dia justru jadi pemenang.
Strateginya sekarang jelas: Taman Bertembok Digital.
Zuckerberg mulai membuka keran monetisasi di Facebook dan Instagram. Orang bisa cari cuan lewat konten dengan bantuan AI,. Mahasiswa atau pekerja paruh waktu bisa dapat puluhan hingga ratusan juta per bulan kalau kontennya viral.
Tapi, ada harga yang harus dibayar. There is no free lunch.
Setiap klik, setiap lirikan mata, dan setiap interaksi kita masuk ke server Meta. Kita diberi peluang cari duit agar mau tetap tinggal di dalam kandang mereka. Kita menjadi "sapi perah" data sekaligus kelinci percobaan untuk melatih AI generasi berikutnya.
Zuckerberg bisa santai ngopi sambil dihujat. Dia tahu rahasia besar yang sedang dibangun di belakang layar.
Uang 80 miliar dolar itu tidak hilang. Uang itu sudah berubah jadi infrastruktur AI terbesar di dunia yang siap mengatur hidup kita.
Pertanyaannya: Zuckerberg ini jenius atau penipu ulung? Mungkin dua-duanya.
Yang jelas, kita sudah masuk dalam permainan besarnya. Pilihannya cuma tiga: ikut arus mencari cuan, menjaga privasi dengan ketat, atau menolak sama sekali dan jadi manusia purba di tengah ekosistem Meta.
Begitulah dunia bisnis tingkat tinggi. Kadang harus terlihat bodoh untuk menjadi yang paling sakti.
Baca Juga: Selamat Tinggal Android, Kebangkitan HarmonyOS Huawei dan Ancaman Bagi Dominasi Google
Artikel Terkait
TikTok Kena Semprit: Data Eropa Terkirim ke China, Denda Rp9,8 T Dijatuhkan
Xiaomi Persiapkan Pad 7 Ultra: Pesaing Tangguh iPad Pro dengan RAM 24GB
Kalah Pacu AI, Apple Pilih Gemini demi Siri
iPhone Co-Pilot ATR Maros Ditemukan, Teknologi Sensor AI Smartwatch Rekam Pergerakan 13 Ribu Langkah
Selamat Tinggal Android, Kebangkitan HarmonyOS Huawei dan Ancaman Bagi Dominasi Google