Raksasa dari Cupertino itu paling kencang lari dari China. Laporan terbaru menyebutkan, sepanjang 2025 saja, ada 55 juta iPhone yang lahir di tanah India. Itu naik 53 persen dari tahun sebelumnya.
Artinya apa? Seperempat dari total iPhone yang beredar di seluruh dunia kini diproduksi di India.
Dulu, India hanya dipercaya bikin iPhone model lama. Yang murah-murah saja. Tapi sekarang beda cerita. Berkat skema insentif dari pemerintah Modi, model iPhone termahal dan terbaru pun kini dirakit di sana.
Samsung juga sama. Mereka sudah lebih dulu "betah" di India. Strategi "China Plus One" bukan lagi sekadar wacana di atas kertas. Itu sudah jadi realitas di lantai pabrik.
Jurus Insentif
Kenapa mereka mau pindah? Apakah karena buruh di India lebih murah? Belum tentu.
Kuncinya ada di "karpet merah" yang digelar New Delhi. India punya program insentif senilai US$21 miliar. Uang sebesar itu disiapkan khusus untuk menyaingi kekuatan pabrik China.
Program itu memang berakhir bulan ini. Tapi jangan khawatir. Kementerian Elektronik India sudah sibuk rapat. Mereka sedang merancang skema baru yang lebih menarik. Mulai April ini, insentif akan dikaitkan langsung dengan performa ekspor.
Istilahnya: siapa yang banyak ekspor, dia yang dapat "angpao" lebih besar.
Tiongkok tentu tidak akan tinggal diam melihat posisinya digeser. Tapi dengan tarif tinggi yang terus membayangi, mereka tak punya banyak pilihan.
Dunia sedang menyaksikan pergeseran peta ekonomi global. Jika tren ini terus berlanjut, sebutan "Raja HP" tidak lagi milik Tiongkok. Mahkota itu sedang terbang menuju New Delhi.
Pertanyaannya: Kapan giliran kita?
Begini Cara Update iPhone yang Benar — Jangan Sampai Salah Langkah!
Artikel Terkait
Seteru Joget Rp6 Juta, Hendrik Irawan Bela Nama Baik BGN dan Program Makan Gratis
Sentil Pengelola MBG yang Joget di Atas Penderitaan Rakyat, Lita Gading: Mau Lapor Saya?
Waspada! 6 Tanda WhatsApp Anda Sedang Disadap dan Cara Ampuh Menghentikannya
WFA ASN Majene Berlaku Maret 2026: Kerja Fleksibel, Layanan Rumah Sakit Tetap Siaga
Sekolah Masa Depan di Majene, SD Muhammadiyah Buka Pendaftaran Siswa Baru 2026