Sulawesitoday - Sekolah itu bukan sekadar gedung. Bukan pula sekadar bangku. Sekolah adalah masa depan yang dititipkan. Itulah yang sedang dipersiapkan di ujung barat Sulawesi. Tepatnya di Jalan KH. Muh. Shaleh, Kampung Baru, Kelurahan Labuan Utara.
SD Muhammadiyah Majene sudah berbenah. Sejak awal tahun. Mereka sudah membuka pintu lebar-lebar. Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2026/2027 resmi dimulai.
Visi mereka tidak main-main: Unggul, Mandiri, dan Berdaya Saing Nasional.
Targetnya jelas. Mencetak generasi yang tidak hanya jago matematika atau sains. Tapi juga punya "pegangan" hidup. Karakter Islami. Akhlak yang kuat. Tanpa itu, kepintaran hanya akan menjadi beban bagi orang lain.
"Kami ingin kurikulum ini membentuk peserta didik yang unggul intelektual sekaligus punya karakter kuat," ujar Nursalam, S.Pd., M.MPd., Kepala SD Muhammadiyah Majene.
Dua Gelombang, Satu Tujuan
Panitia paham. Orang tua zaman sekarang sibuk. Maka, pendaftaran dibagi dua tahap. Biar longgar.
- Gelombang Pertama: 1 Januari – 31 Maret 2026.
- Gelombang Kedua: 1 April – 30 Juni 2026.
Cara mendaftarnya pun sudah kekinian. Tidak harus datang berpanas-panasan ke sekolah. Cukup lewat jempol. Ada layanan WhatsApp di nomor 0813-559-74825. Praktis. Efisien. Khas dunia digital.
Barisan Tokoh di Belakang Layar
Mengapa harus yakin? Lihat siapa di belakangnya. Ada deretan tokoh pendidikan yang sudah makan asam garam.
Di sana ada Dr. KH. Wahyuni Mawardi, Ketua PWM Sulawesi Barat. Ada pula Dr. Haksan Darwangsa sebagai penanggung jawab. Dibantu Ir. Nusahdi Shaleh dari Majelis Dikdasmen Majene.
Mereka adalah jaminan mutu. Orang-orang yang tahu betul bagaimana mengelola pendidikan yang berkualitas.
Maka, bagi para orang tua di Kecamatan Banggae Timur dan sekitarnya, pilihannya sudah tersedia. Ingin anak yang pintar sekaligus saleh? SD Muhammadiyah Majene jawabannya.
Pendidikan adalah investasi. Dan investasi terbaik adalah karakter.
Artikel Terkait
Lupakan Antre BBM! Peneliti Pohang Temukan Rahasia Baterai EV Jarak Jauh Skala Mikro
Seteru Joget Rp6 Juta, Hendrik Irawan Bela Nama Baik BGN dan Program Makan Gratis
Sentil Pengelola MBG yang Joget di Atas Penderitaan Rakyat, Lita Gading: Mau Lapor Saya?
Waspada! 6 Tanda WhatsApp Anda Sedang Disadap dan Cara Ampuh Menghentikannya
WFA ASN Majene Berlaku Maret 2026: Kerja Fleksibel, Layanan Rumah Sakit Tetap Siaga