Sulawesitoday - Sebuah operasi penyelamatan penuh ketegangan berhasil menyelamatkan nyawa Kasmad Larasa (42), warga Tawaeli, setelah minibus yang dikemudikannya terjungkal ke dasar jurang sedalam 200 meter di Kebun Kopi, Desa Toboli, Kecamatan Parigi Utara, Parigi Moutong, Selasa pagi (24/6).
Korban berhasil dievakuasi tim SAR gabungan dalam kondisi selamat walau didera patah tulang kaki kiri.
Insiden nahas itu terjadi sekitar pukul 06.30 WITA. Mobil minibus hitam legam yang melaju dari utara menuju Kota Palu tiba-tiba hilang kendali, seolah ditelan bumi, lalu terjun bebas ke jurang Kebun Kopi yang dikenal curam.
Informasi pertama kali menyelinap ke telinga Pos SAR Parigi dari laporan Bapak Imran, anggota Polres Parigi, pukul 07.37 WITA. Tanpa buang waktu, tim penyelamat langsung meluncur ke lokasi kejadian, tiba sekitar pukul 08.30 WITA.
Medan yang menantang menjadi aral lintang. Tim penyelamat tak gentar, mereka harus berjibaku dengan kemiringan tebing yang nyaris tegak lurus. Dengan sigap, teknik vertical rescue menjadi andalan, mengandalkan sistem lifting manual yang memeras tenaga.
Dari kedalaman sekitar 110 meter, Kasmad berhasil ditarik ke atas, lolos dari cengkeraman maut. Patah tulang kaki kiri bukan lagi soal utama, ia telah kembali menjejakkan kaki di tanah lapang. Korban segera dilarikan ke RS Anutaloko Parigi untuk penanganan medis lebih lanjut.
Baca Juga: Seragam Gratis Bantu 15 Ribu Siswa Baru di Parigi Moutong
Operasi SAR yang melibatkan gabungan Pos SAR Parigi, TNI AD, Polres Parigi, BPBD Kabupaten Parigi Moutong, TAGANA Kabupaten Parigi Moutong, dan masyarakat setempat, dinyatakan usai pukul 10.00 WITA.
Fatmawati, S.H., Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, menegaskan, "Korban berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dari kedalaman jurang 110 meter dan saat ini telah mendapatkan penanganan medis di RS Anutaloko." Sebuah cerita heroik tentang pertaruhan nyawa yang berbuah manis di lereng Kebun Kopi.
Artikel Terkait
Teheran Bantah Klaim gencatan senjata Iran-Israel, Tel Aviv Membisu
Pekerja di Sulawesi Tengah Berpotensi Dapat BSU, Simak Syarat Lengkap dan Cara Cek Penerimanya
Ustaz Khalid Basalamah Diperiksa KPK Sebagai Saksi Ahli, Soroti Pergeseran Ribuan Jatah Reguler
Janji 100 Hari Erwin-Sahid Dikuliti DPRD, Pesimisme Selimuti Program Prioritas Parimo
Seragam Gratis Bantu 15 Ribu Siswa Baru di Parigi Moutong