• Senin, 20 Juli 2026

Heboh Roti MBG Berbelatung di Jepara, Orang Tua Siswa PAUD Panik: Mana Pengawasannya?

.
Muhammad Aqil Azizi, Sulawesi Today
- Minggu, 8 Maret 2026 | 16:10 WIB
Viral video roti program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Pecangaan, Jepara penuh belatung hidup. Orang tua siswa PAUD protes, pihak sekolah komplain.
Viral video roti program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Pecangaan, Jepara penuh belatung hidup. Orang tua siswa PAUD protes, pihak sekolah komplain.

Sulawesitoday - Roti itu masih menggembung rapi. Plastiknya belum rusak. Dari luar, tampilannya tampak normal-normal saja. Tapi begitu diteliti lebih dekat, ada yang bergerak-gerak di dalamnya. Putih. Kecil. Menggeliat.

Itulah belatung. Hidup pula.

Kejadiannya di Kecamatan Pecangaan, Jepara. Tepatnya di PAUD Pelangi Karangrandu. Hari Jumat lalu, 6 Maret 2026. Seorang ibu, pemilik akun Instagram @mia029, mendadak lemas saat memeriksa tas anaknya yang baru pulang sekolah.

Isinya: menu Makanan Bergizi Gratis (MBG). Kali ini jatahnya roti.

“Panik banget pulang sekolah cek MBG anak ada belatungnya,” tulisnya dalam unggahan yang kemudian viral itu.

Kebiasaan yang Menyelamatkan

Ibu tersebut punya kebiasaan bagus: setiap anak pulang sekolah, tas langsung dibuka. Menu MBG diperiksa. Kali ini, ketelitian itu menjadi penyelamat. Bayangkan jika sang anak—yang masih usia PAUD itu—langsung melahap roti tersebut tanpa pengawasan.

“Anakku masih PAUD, setiap pulang sekolah langsung cek MBG,” tuturnya.

Begitu melihat pemandangan menjijikkan itu, sang ibu tidak tinggal diam. Kamera ponsel dinyalakan. Video direkam sebagai bukti. Jam menunjukkan pukul 10.00 WIB. Video itu lantas dilempar ke grup WhatsApp kelas. Geger.

Ada rasa takut yang menyelinap. Bukan cuma soal kesehatan, tapi soal kebersihan yang sangat dasar. “Habis video ini langsung dibuang, langsung cuci tangan karena takut banget belatungnya sudah jalan ke tangan tapi tidak kelihatan karena kecil-kecil,” terangnya.

Siapa yang Bertanggung Jawab?

Hingga Minggu kemarin, video tersebut sudah ditonton lebih dari 80 ribu kali. Netizen riuh. Banyak yang menduga lalat sempat hinggap di adonan atau roti sebelum dikemas rapi.

Masalahnya, di Kecamatan Pecangaan tidak hanya ada satu dapur. Data Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat ada 10 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi di sana. Sang ibu belum berani menyebut nama spesifik penyedianya.

“Ini dari salah satu SPPG di Kecamatan Pecangaan. Belum berani spill tapi sudah lapor,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Muhammad Aqil Azizi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini