Sulawesitoday - Setahun program Makan Bergizi Gratis bergulir. Catatan Indonesia Corruption Watch mengejutkan publik.
Lembaga antikorupsi itu membongkar pengadaan bernilai ratusan miliar. Itemnya jauh dari urusan gizi.
Seragam, sendok, hingga handuk. Angkanya fantastis untuk barang-barang penunjang.
Seragam Seharga Ratusan Miliar Rupiah
Egi Primayogha angkat bicara. Kepala Divisi Advokasi ICW itu mengungkap temuannya dalam siniar bersama Bambang Widjojanto, Jumat pekan ini.
"Kita melihat soal tata kelola dan pengadaan," katanya. Nada suaranya tegas, penuh keprihatinan.
Data yang dikumpulkan ICW mencengangkan. Pengadaan seragam untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi dan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia mencapai Rp423 miliar.
Kaos, sepatu, celana, bahkan handuk. Semua masuk dalam daftar belanja Badan Gizi Nasional tahun pertama pelaksanaan program prioritas Kabinet Merah Putih ini.
Bambang Widjojanto sontak mempertanyakan. Apakah Presiden Prabowo dan Kepala BGN mengetahui pengeluaran sebesar itu?
Sendok Bebek yang Menelan Miliaran
Temuan lain lebih mengejutkan. Pengadaan alat makan untuk program MBG jadi sorotan tajam.
"Sendok bebek itu Rp4 miliar di tahun 2025," ungkap Egi. Sendok bebek yang biasa ditemui di warung nasi uduk itu ternyata berharga fantastis dalam catatan pengadaan.
Total belanja alat makan dan dapur mencapai Rp583 miliar. Angka realisasi yang dikonfirmasi ICW beberapa hari sebelum wawancara itu.
"Kalau ompreng tidak kelihatan detailnya. Dibuat gelondongan," tambah Egi menjelaskan cara pengadaan yang menurutnya tidak transparan.
Artikel Terkait
Kejar PAD Naik, DPRD Parigi Moutong Belajar Kelola Pajak Reklame ke Makassar
Gaji Menguap di Awal Tahun, Ketika ASN di Sulteng Harus Meminjam untuk Hidup
264 Nyawa per 100 Ribu Kelahiran, Pirna Adalah Wajah dari Angka Kematian Ibu di Sulteng
Viral! Baskara Putra Kritik Aksi Kamisan Dianggap Isu Lima Tahunan di Depan Istana Negara
Pamit Umroh, Salim A Fillah Tinggalkan Jembatan untuk Tujuh Desa di Aceh