• Selasa, 21 Juli 2026

Momen Angin Kencang Robohkan Tower Listrik, Dua Rumah Hancur di Bone Bolango! Kerugian Capai Rp40 Juta

.
Muhammad Aqil Azizi, Sulawesi Today
- Selasa, 22 Oktober 2024 | 20:53 WIB
Angin kencang robohkan tower listrik di Bone Bolango, hancurkan dua rumah. Kerugian Rp40 juta, tak ada korban jiwa, mitigasi cuaca diperlukan. #BoneBolango #CuacaEkstrem #BencanaAlam #AnginKencang (Muhammad Aqil Azizi)
Angin kencang robohkan tower listrik di Bone Bolango, hancurkan dua rumah. Kerugian Rp40 juta, tak ada korban jiwa, mitigasi cuaca diperlukan. #BoneBolango #CuacaEkstrem #BencanaAlam #AnginKencang (Muhammad Aqil Azizi)

Sulawesitoday - Angin kencang kembali menunjukkan ancamannya di Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo. Kali ini, sebuah tower listrik transmisi ambruk, menimpa dua rumah warga di Desa Molotabu, Kecamatan Kabila Bone. Insiden yang terjadi pada Senin pagi (21/10) sekitar pukul 05.00 WITA ini untungnya tidak memakan korban jiwa. Namun, kerugian material ditaksir mencapai Rp40 juta.

Menurut Zulkarnain Antuke, Sekretaris Kecamatan Kabila Bone, angin kencang yang melanda wilayah tersebut menjadi penyebab utama robohnya tower tersebut.

Baca Juga: Bikin Kaget! Lebih dari 1,6 Juta Kendaraan di Sulsel Menunggak Pajak, Ada Potensi Kerugian Rp 600 Miliar

"Itu tower jaringan transmisi (listrik) roboh jatuh di belakang rumah warga, ada dua rumah warga yang terkena hantaman tower itu rusak berat," jelas Zulkarnain. Rumah-rumah yang rusak tersebut masing-masing milik Umihani Ladji dan Idris Marali, yang pada saat kejadian sedang tidak berada di rumah, karena keduanya tengah menunaikan salat subuh di masjid.

Cuaca ekstrem seperti ini memang sering kali datang tanpa peringatan, terutama di daerah rawan seperti Bone Bolango. Daerah pesisir Gorontalo, termasuk Bone Bolango, kerap kali diterpa angin kencang yang bisa memicu kerusakan besar. Kondisi alam yang tak terduga ini memberikan pelajaran tentang pentingnya mitigasi risiko bencana. Mengingat kejadian serupa pernah terjadi di daerah ini, kebutuhan akan infrastruktur yang lebih kuat dan perlindungan yang lebih baik untuk warga sangat mendesak.

Baca Juga: Kisah Melawan Buaya 4 Meter dengan Gayung! Detik-Detik Istri Korban Berjuang Selamatkan Suami di Sungai Kotabaru

"Kami dapat laporan bahwa angin sangat kencang saat itu, hingga membuat tower transmisi ini roboh," tambah Zulkarnain.

Tentu saja, dampak ekonomi yang dirasakan oleh warga terdampak sangat signifikan. Selain harus memikirkan perbaikan rumah, mereka juga dihadapkan pada kemungkinan pemulihan akses listrik di lingkungan sekitar yang terganggu. Hingga saat ini, belum ada kabar jelas apakah akan ada bantuan kompensasi dari pihak berwenang. Namun, Zulkarnain memastikan bahwa langkah-langkah awal sudah diambil untuk menilai besarnya kerusakan.

Baca Juga: Momen Tamu Tarik Kalung Kembang di Momen Sakral Pernikahan, Video Viral Picu Reaksi Beragam Netizen

"Kami perkirakan kerusakan dua rumah ini bisa capai Rp 30 juta sampai Rp 40 juta," katanya.

Dengan biaya sebesar itu, bantuan dari pemerintah maupun lembaga terkait akan sangat berarti bagi para korban. Namun, belum ada konfirmasi mengenai bantuan resmi yang akan diberikan. Pentingnya peran pemerintah dalam membantu warga terdampak cuaca ekstrem semakin mencuat dalam situasi ini. Tanpa adanya kompensasi atau program bantuan, masyarakat yang terdampak akan kesulitan untuk pulih dengan cepat.

Di tengah segala ketidakpastian, peristiwa ini menjadi pengingat kuat tentang bahaya cuaca ekstrem yang kerap mengintai. Meski saat ini tidak ada korban jiwa, insiden semacam ini berpotensi menyebabkan kerugian yang jauh lebih besar jika tidak ditangani dengan serius.

Baca Juga: Sangat Brutal! Tenaga Medis Terjebak Tanpa Bantuan, Pasien Meninggal Akibat Israel Hancurkan Rumah Sakit Indonesia di Gaza

Penduduk di wilayah-wilayah rawan seperti Bone Bolango diharapkan dapat lebih siap menghadapi ancaman bencana, terutama ketika angin kencang atau cuaca buruk melanda.

Halaman:

Editor: Muhammad Aqil Azizi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini