Sulawesitoday - Reses anggota DPRD Parigi Moutong, Arifin Dg Pallalo, pada 9 Desember 2024 di Desa Moutong Utara berlangsung hangat dan penuh antusiasme.
Momentum ini tak hanya menjadi ajang mendengarkan keluhan masyarakat, tetapi juga aksi nyata melalui bantuan langsung yang diberikan oleh Arifin.
Salah satunya, ia menyerahkan uang tunai Rp1 juta kepada pengasuh salah satu pondok pesantren di desa tersebut.
“Bantuan ini memang sederhana, tetapi harapannya bisa meringankan beban pondok pesantren yang sudah lama menjadi bagian penting di komunitas kita,” ungkap Arifin saat menyerahkan bantuan itu.
Tak hanya itu, sebanyak 250 kalender tahun 2025 dibagikan secara gratis kepada warga yang hadir. “Ya, meski kecil, setidaknya warga bisa merasakan kehadiran kita di momen seperti ini,” tambahnya dengan senyum ringan.
Namun, bukan hanya pemberian yang menjadi sorotan. Warga dengan semangat menyuarakan berbagai permasalahan yang dihadapi. Salah satu isu yang terus bergulir adalah jalan sepanjang 2,5 kilometer di Desa Moutong Utara.
Baca Juga: Anleg Minta Unit Damkar untuk Wilayah Utara Parimo
Kondisi jalan yang semakin rusak membuat warga khawatir, terutama karena jalan tersebut menjadi akses vital sehari-hari. “Kalau begini terus, nanti aktivitas ekonomi juga terganggu,” keluh seorang warga.
Dari pesisir pantai, nelayan juga menyampaikan aspirasi. Mereka meminta bantuan perahu, mesin, dan alat tangkap ikan. Kepala Desa Moutong Utara bahkan langsung menyampaikan hal ini dalam forum, menekankan pentingnya dukungan agar hasil tangkapan nelayan meningkat.
Tak kalah mendesak, Kaur Kesra Desa Labuan, Rijal, meminta perhatian untuk rehabilitasi SD Pombuni. Ruangan sekolah itu disebut semakin memprihatinkan, bahkan berisiko untuk digunakan.
Sementara itu, warga Desa Salumpengut menuntut pembangunan bronjong sepanjang 150 meter untuk mencegah erosi yang sudah mengancam permukiman mereka.
Dari keseluruhan aspirasi tersebut, Arifin berkomitmen untuk membawa suara masyarakat ke tingkat Pemda Parigi Moutong.
“Ini semua akan saya usahakan masuk dalam prioritas pembahasan anggaran berikutnya. Semoga bisa segera ada solusi,” ujarnya optimis.
Artikel Terkait
Polisi Gagalkan Penyelundupan 1 Kg Sabu di Kota Palu, Diduga akan Diedarkan di Parigi Moutong
BPK Bongkar Fakta, Utang dan Defisit Membelit Pemda Parigi Moutong
Dugaan Kepala Puskesmas Berkampanye di Pilkada Parigi Moutong Hebohkan Media Sosial
Proyek Drainase Senilai Rp179 Juta Milik Istri Anggota DPRD Parigi Moutong Dikomplain, Warga Sebut Pekerjaan Asal Jadi
Rekapitulasi Pilkada 2024 Selesai: 98 Ribu Suara Hilang di Parigi Moutong, Siapa yang Harus Bertanggung Jawab?