Sulawesitoday - Selama tahun 2024, Kabupaten Takalar mencatatkan 153 kejadian kebakaran. Angka ini menurun dibandingkan 234 kasus pada tahun sebelumnya. Namun, fakta bahwa jumlah kebakaran ini tetap tinggi menunjukkan urgensi untuk terus meningkatkan kewaspadaan.
Mayoritas objek yang terbakar meliputi lahan, rumah, sampah, rumpun bambu, dan ilalang. Kepala Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Pemkab Takalar, Muhammad Said, mengungkapkan bahwa semua kasus yang tercatat telah ditindaklanjuti. “Meski ada penurunan, jumlah ini tetap jauh lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelum 2023, yang berada di bawah 100 kasus,” jelasnya.
Faktor Penyebab Utama
Berdasarkan analisis Damkar, tingginya kasus kebakaran dalam dua tahun terakhir disebabkan oleh badai El Nino yang memicu cuaca panas ekstrem. Selain itu, Said juga mengidentifikasi daerah rawan kebakaran, yaitu Mangarabombang, Polongbangkeng Utara, Polongbangkeng Selatan, dan Pattalassang.
Kebakaran rumah, khususnya, sering kali dipicu oleh korsleting listrik, diikuti oleh kelalaian dalam penggunaan kompor dan peralatan listrik lainnya. Said mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, terutama terkait instalasi listrik. “Pastikan alat-alat listrik yang digunakan dalam kondisi baik. Colokan dan terminal listrik perlu dicek secara berkala untuk menghindari risiko,” tambahnya.
Baca Juga: Tercatat 298 Kasus Perceraian dalam 12 Bulan di Palopo, Ini Pemicunya
Langkah Pencegahan dan Tanggapan Cepat
Dalam upaya pencegahan, sosialisasi terus digencarkan oleh Damkar. Selain itu, masyarakat diimbau untuk segera melaporkan kebakaran melalui grup Damkar 65, yang melibatkan perangkat desa dan tokoh masyarakat, atau melalui nomor darurat 0418324578.
Said juga menegaskan bahwa dalam 153 kasus kebakaran pada tahun 2024, tidak ada korban jiwa, baik luka ringan maupun berat. Dengan 96 personel serta 4 unit mobil pemadam yang siaga, Damkar Takalar tetap berkomitmen menjaga keselamatan warganya.
Belajar dari Data untuk Masa Depan Lebih Aman
Data ini menjadi pengingat penting bahwa kesiapsiagaan adalah kunci. Anda dapat memulai dari langkah kecil, seperti memeriksa instalasi listrik di rumah dan menghindari membakar sampah di area terbuka, terutama saat cuaca panas.
Ayo Gabung di Channel WhatsApp Sulawesitoday! Dapatkan update informasi dan berita terbaru di https://bit.ly/WAchanelSulawesitoday
Jangan Ketinggalan Berita Eksklusif Lainnya! Yuk, cek langsung di Google News Sulawesitoday.
Artikel Terkait
Bukan Hanya Harga Mahal, Ini Alasan Wisatawan Mengeluhkan Gubuk Koi Parigi di Medsos
Viral Komentar Ketus Pemilik Gubuk Koi Zakheus Parigi Memancing Reaksi Netizen
Kepolisian Ungkap 634 Kasus Narkoba Selama 2024 di Sulteng: 300 Ribu Jiwa Selamat dari Ancaman Mematikan
Solidaritas Advokat, Puluhan Pengacara Desak Polda Sulsel Segera Tangani Kasus Rudi S Gani
Tercatat 298 Kasus Perceraian dalam 12 Bulan di Palopo, Ini Pemicunya