• Selasa, 21 Juli 2026

Megahnya Kantor Desa Kurma di Polewali Mandar, Mirip Istana Bogor

.
Nur Rafiqa, Sulawesi Today
- Sabtu, 25 Januari 2025 | 14:33 WIB
Kantor Desa Kurma di Polman, Sulawesi Barat, menjadi ikon baru dengan desain megah mirip Istana Bogor. Bagaimana proses pembangunannya? Simak di sini!
Kantor Desa Kurma di Polman, Sulawesi Barat, menjadi ikon baru dengan desain megah mirip Istana Bogor. Bagaimana proses pembangunannya? Simak di sini!

Sulawesitoday - Kantor Desa Kurma di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, tengah menjadi sorotan warga. Bangunan ini bukan sekadar kantor administratif, melainkan sebuah ikon baru yang mengingatkan pada megahnya Istana Bogor. Warna putih mendominasi, sehingga warga setempat pun menjulukinya "Gedung Putih."

Menurut Kepala Desa Kurma, Baharuddin, desain bangunan ini memang terinspirasi dari beberapa bangunan ikonik. "Ada yang bilang mirip Istana Bogor, dan kami memang sempat melihat beberapa desain, termasuk itu," ungkapnya saat diwawancarai pada Sabtu (25/1/2025). Sentuhan unik seperti lambang burung Garuda di dinding depan semakin menambah kesan berwibawa.

Terletak di Jalan Poros Bulo, Kecamatan Mapilli, bangunan ini memiliki luas 13 x 10 meter. Meski ukurannya tidak terlalu besar, fungsionalitasnya sangat diperhatikan. Terdapat tiga ruangan utama: ruang kepala desa, ruang staf untuk melayani warga, dan aula pertemuan yang cukup luas. Semua ini dirancang untuk mendukung pelayanan yang lebih nyaman dan efisien.

Baca Juga: Kemenkum Sulteng Tegaskan Komitmen Anti-Korupsi: Langkah Berani Menuju Zona Integritas 2025

Proyek ini sendiri melalui perjalanan panjang. Baharuddin menjelaskan bahwa saat ia mulai menjabat pada 2022, kondisi kantor desa jauh dari kata layak. Banyak keluhan muncul dari warga karena ketidaknyamanan fasilitas yang ada. "Kami ingin kantor desa ini bukan hanya lebih baik, tetapi juga menjadi tempat yang layak dan nyaman bagi masyarakat," tambahnya.

Pembangunan dilakukan dalam dua tahap, dimulai pada 2023 dengan fokus pada struktur utama seperti pondasi, dinding, dan atap. Proses ini akhirnya rampung pada 2024 setelah mendapat peluang tambahan untuk menyelesaikan detail akhir. Meski sederhana, gedung ini berhasil mencerminkan harapan warga akan fasilitas publik yang layak.

Kantor Desa Kurma kini bukan hanya pusat administrasi, tetapi juga simbol perubahan. Gedung ini menunjukkan bagaimana kolaborasi dan visi yang jelas dapat membawa dampak positif bagi masyarakat. Apakah ini menjadi model bagi desa lain di Indonesia?

Ayo Gabung di Channel WhatsApp Sulawesitoday! Dapatkan update informasi dan berita terbaru di https://bit.ly/WAchanelSulawesitoday

Jangan Ketinggalan Berita Eksklusif Lainnya! Berita Eksklusif Lainnya! Yuk, cek langsung di Google News Sulawesitoday.

Editor: Nur Rafiqa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini