Sulawesitoday - Seorang nelayan yang sempat dikabarkan hilang kini ditemukan dalam keadaan selamat.
Kisah ini bermula di perairan Teluk Tomini, tepatnya di Desa Ampibabo Utara, Kabupaten Parigi Moutong. Berita tersebut menggugah keprihatinan sekaligus harapan di kalangan masyarakat pesisir.
Awal informasi datang dari seorang kapten kapal Ikan Timur Jaya 77. Ia tengah berlayar di perairan Togean, Kabupaten Tojo Una-Una, sekitar pukul 09.00 WITA, ketika kabar tersebut mulai terdengar.
Kepala Subseksi Operasi dan Siaga SAR Kantor Palu, Rusmadi, mengonfirmasi penemuan nelayan hilang pada Rabu, 12 Februari 2025. Ia menjelaskan bahwa korban ditemukan pada koordinat 0°31’3.42″S 120°55’57.90″E, 49 NM arah Timur dengan heading 98°.
Nelayan ampibabo Parigi Moutong yang bernama Moh Fikram (21) segera dievakuasi ke Pelabuhan Kuling Kenari, Kepulauan Togean. Evakuasi ini dilakukan untuk memastikan korban mendapatkan penanganan medis awal.
Selanjutnya, korban akan diangkut ke Pelabuhan Ampana untuk penanganan lanjutan. Proses ini juga bertujuan agar korban dapat segera diserahkan kepada keluarganya.
Pencarian nelayan hilang ini melibatkan kolaborasi intens. SAR Kantor Palu bekerja sama dengan Koramil Ampibabo, keluarga korban, serta dukungan dari pemerintah desa dan masyarakat setempat.
Kehadiran aparat SAR di Palu menunjukkan dedikasi tinggi dalam tugas mereka. Rusmadi menekankan bahwa kerja sama semua pihak sangat krusial dalam misi penyelamatan.
Pengalaman lapangan mengajarkan kita pentingnya sinergi antara aparat dan masyarakat. Apakah ini menjadi pelajaran agar sistem SAR di Sulteng semakin responsif?
Baca Juga: Ini Sanksi Tegas Bagi ASN dan PPPK di Sulteng yang NeKat Tambah Libur Selain Cuti Bersama Libur 2025
Penemuan ini mempertegas peran vital SAR Kantor Palu dalam menjaga keselamatan nelayan. Setiap upaya penyelamatan memberikan inspirasi dan harapan baru di tengah kerasnya perairan.
Kisah penyelamatan ini juga menjadi cermin bagi para nelayan agar selalu waspada. Solidaritas dan kesiapsiagaan adalah kunci utama di tengah risiko bahaya di laut.
Masyarakat diimbau untuk senantiasa mendukung petugas SAR. Partisipasi aktif bersama aparat dapat mencegah tragedi serupa terjadi kembali.
Ayo Gabung di Channel WhatsApp Sulawesitoday! Dapatkan update informasi dan berita terbaru di https://bit.ly/WAchanelSulawesitoday.
Artikel Terkait
SKB Menteri Tetapkan Cuti Bersama Idul Fitri 2025, ASN dan PPPK Sulteng Catat Tanggal Pentingnya
Pelanggaran Lalu Lintas Meroket di H1 Operasi Keselamatan Tinombala Polda Sulteng
ASN dan PPPK di Sulteng Wajib Baca, Aturan SKB 2025 Tegaskan Tidak Bisa Tambah Libur Ekstra di Luar Cuti Bersama
Ini Sanksi Tegas Bagi ASN dan PPPK di Sulteng yang NeKat Tambah Libur Selain Cuti Bersama Libur 2025
Kemenkum Sulteng dan Untad Bangun Sinergi Inovatif untuk Layanan Hukum di Sulteng