• Senin, 20 Juli 2026

Pawang Buaya di Cimory Gowa Desak Pertanggungjawaban Usai Terlantar Luka Akibat Serangan

.
Dwi Rahayu Putri, Sulawesi Today
- Rabu, 19 Februari 2025 | 18:18 WIB
Pawang buaya Baco Dg Rani desak warga yang mengaku keluarga buaya agar bertanggung jawab usai diterkam buaya di Cimory, Gowa.
Pawang buaya Baco Dg Rani desak warga yang mengaku keluarga buaya agar bertanggung jawab usai diterkam buaya di Cimory, Gowa.

SulawesitodayPawang buaya Baco Dg Rani kini menuntut kejelasan dan tanggung jawab dari sekelompok warga yang sebelumnya mengaku sebagai keluarga buaya di kawasan wisata Cimory, Kabupaten Gowa.

Tuntutan ini muncul pasca insiden mengerikan saat sang pawang diterkam buaya, yang mengakibatkan luka serius pada tangan kanannya.

Menantu korban, Nurmiati (42), mengungkapkan bahwa beberapa hari lalu warga yang mengaku sebagai keluarga buaya sempat menjemput Baco Dg Rani dengan mobil untuk mengantarkannya ke Cimory.

"Kami diberitahu bahwa bapak dijemput menggunakan mobil menuju Cimory Land, namun saat pulang yang menjemput ternyata hanya keluarga sendiri dengan sepeda motor," ujarnya dalam keterangan pada Rabu (19/2/2025).

Ia menambahkan, bahwa setelah insiden terjadi, pihak yang berjanji bertanggung jawab kini menghilang tanpa kabar.

Nurmiati mengungkapkan kekecewaan mendalam atas sikap tidak bertanggung jawab tersebut.

"Tidak ada satu pun dari mereka yang mau menanggung akibat kejadian ini. Padahal sebelumnya mereka mengaku, 'Kami akan bertanggung jawab jika ada apa-apa.' Kini, kami benar-benar tidak tahu ke mana mereka menghilang," tegasnya.

Insiden yang menimpa Baco Dg Rani menyebabkan luka gigitan yang cukup dalam pada tangan kanannya dan patah tulang yang mengganggu mobilitasnya.

"Kondisinya sangat mengkhawatirkan karena beliau harus menahan dua rasa sakit sekaligus, yakni akibat gigitan buaya dan patah tulang," tambah Nurmiati.

Sebelumnya, rencana operasi untuk memperbaiki kondisi tangan kanan Baco Dg Rani batal dilaksanakan. Operasi yang seharusnya menelan biaya sekitar Rp 40 juta tidak dapat dilakukan karena dana tersebut tidak ditanggung oleh BPJS.

"Operasi batal memang harus diterima, sebab tidak ada dana yang tersedia dalam waktu dekat untuk menutupi biaya sebesar itu. Kami terpaksa memulangkan beliau untuk sementara waktu," jelasnya.

Baca Juga: Viral di Baubau Pria Lompat dari Hotel Calista Bergelantungan Kabel, Diduga Karena Depresi

Saat ini, Baco Dg Rani telah dilarikan ke RSUD Daya, Makassar, untuk mendapatkan perawatan lanjutan. Meski demikian, kejelasan mengenai pelaksanaan operasi masih belum terpenuhi mengingat kendala biaya yang menjadi hambatan utama.

Pihak keluarga dan korban berharap agar tanggung jawab dari pihak yang mengaku sebagai keluarga buaya segera ditindaklanjuti agar kejadian serupa tidak terulang dan rasa keadilan dapat ditegakkan.

Halaman:

Editor: Dwi Rahayu Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini