berita

Heboh Tabel Gizi MBG Ramadan: Benarkah Satu Butir Dimsum Mengandung 28 Gram Protein?

Kamis, 26 Maret 2026 | 14:10 WIB
Kritik tajam menerjang tabel nilai gizi Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) Ramadan. Benarkah kandungan protein dimsum salah tulis? Simak ulasan lengkapnya.

Sulawesitoday - Ribut-ribut soal Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) ternyata belum reda. Bahkan di bulan Ramadan ini. Bukan soal rasanya, tapi soal angka-angka di atas kertas.

Semua bermula dari unggahan @hannagizii. Seorang konten kreator yang memang sehari-harinya "berteman" dengan urusan gizi. Hanna mengunggah video yang mengomentari tabel nilai gizi MBG edisi 9 Maret 2026. Entah dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mana asal makanan itu, identitasnya masih misterius.

Persoalannya terlihat sepele tapi mendasar: cara penulisan tabel.

Di sana tertulis menu dimsum. Lalu ada angka protein 28,6 gram. Orang awam yang membaca bisa saja langsung melongo. Bayangkan, satu butir dimsum mengandung protein sebanyak itu? Mustahil.

"Siapa pun yang membuat secarik kertas ini, tolong buat dengan hati yang tulus. Bayangkan pembaca yang melihat tabel informasi nilai gizi itu," ungkap Hanna dalam videonya yang dikutip Rabu, 25 Maret 2026.

Kritik ini masuk akal. Jika tabel tidak dibuat dengan teliti, misinterpretasi akan mudah terjadi. Publik bisa mengira satu buah dimsum memiliki kandungan protein yang melampaui logika gizi. Padahal, kemungkinan besar angka 28,6 gram itu adalah total protein dari seluruh paket makanan yang diberikan, bukan hanya dari si dimsum.

"Cara buat tabelnya ini bikin pembaca salah paham. Mereka kira satu dimsum itu 20 sekian gram protein, kan tidak mungkin," tambahnya lagi.

Memang, selama Ramadan ini menu MBG disesuaikan. Menunya dibuat lebih "kering" agar tahan lama hingga waktu berbuka. Transparansi pun mulai ditingkatkan. Harga dan kandungan gizi kini dicantumkan secara detail. Ini adalah respon positif setelah sebelumnya media sosial sempat gaduh soal porsi makanan yang dianggap tidak sebanding dengan anggaran Rp8.000 hingga Rp10.000.

Namun, transparansi tanpa akurasi cara penyajian data justru bisa menjadi bumerang.

"Untuk kesesuaian harga pangan dan kandungan gizinya, orang-orang bisa menilai sendiri. Semoga ini jadi pembelajaran untuk SPPG lainnya dalam membuat tabel informasi gizi," tutur Hanna.

Sebagai catatan, kebutuhan protein harian anak usia 4-6 tahun itu sekitar 25 gram. Sedangkan untuk usia 7-9 tahun butuh sekitar 40 gram. Jika satu tabel salah tulis, arah edukasi gizi bagi masyarakat bisa berbelok ke jalan yang keliru.

Kini, semua pihak sedang menunggu. Program MBG akan rehat sejenak selama libur Lebaran dan baru akan bergulir kembali pada 31 Maret 2026 mendatang. Semoga saat itu, tidak ada lagi tabel yang membuat dahi berkerut.

Kualitas Menu MBG Disorot, Tantangan Dadan Hindayana Hadirkan Menu Mewah Harga Rakyat

 

Tags

Terkini