Informasi dari warga terus berdatangan. Mereka melaporkan keberadaan senjata lain. Lokasi-lokasi persembunyian terungkap satu demi satu. Proses pencarian masih berlangsung hingga kini. Aparat terus menyisir lokasi-lokasi yang dilaporkan.
Barang-barang sitaan kini menjadi bukti kuat. Dokumen organisasi mengungkap banyak hal. Peta pergerakan mereka terbaca jelas. Jaringan komunikasi terbongkar. Ini pukulan telak bagi struktur komando OPM di wilayah tersebut.
Operasi ini membuktikan sesuatu yang fundamental. Ketika rakyat dan TNI bersatu, tidak ada kekuatan yang bisa menghalangi. Kedaulatan negara bukan slogan kosong. Ia adalah komitmen bersama yang harus dijaga setiap saat, di setiap jengkal tanah Papua, dengan darah dan keringat yang sama.
Soanggama kini berdiri sebagai simbol. Simbol bahwa masyarakat Papua memilih keamanan. Mereka menolak teror. Dan bersama aparat, mereka membangun masa depan yang lebih aman untuk anak cucu mereka.
Baca Juga: Insiden Mencekam di Yahukimo: Polisi Ditembak, Aipda Syam Balas Tembak KKB Papua
Artikel Terkait
Rakhmat Renaldy Rancang PERMATA, Perisai Digital Tutup Kebocoran Milyaran Rupiah dari Fidusia
Ledakan Dahsyat Tabung Gas Porak-Porandakan 6 Rumah di Cengkareng, Nenek 73 Tahun Kritis
Danantara Jadi Magnet Investasi, Target 8 Persen Masih Realistis?
Residivis Narkoba Ammar Zoni Dipindah ke Pulau Nusakambangan, Libatkan 5 Tersangka Lain dalam Jaringan
Istana Beri Lampu Hijau Pemecatan Kluivert, Desak PSSI Ngebut Cari Pengganti