Sulawesitoday - Kamar kos di Jalan Padat Karya I menyimpan tragedi. Seorang mahasiswa berusia 19 tahun ditemukan tak bernyawa.
Jenazah A—begitu polisi menyebutnya—tergolek di kamar kosnya, Jumat sore (16/1/2026). Pukul 17.00 WITA, rekan-rekan kosnya menemukan tubuh pemuda itu.
Darah membasahi lantai kamar. Luka tusuk menganga di perut korban.
Penemuan itu terjadi tak lama setelah keributan terdengar. Pertengkaran antara A dan kekasihnya menjadi saksi bisu sebelum kematian.
Kronologi dari Saksi Mata
N, kekasih korban berusia 20 tahun, menjadi saksi kunci. Pertengkaran dipicu masalah pribadi yang meruncing.
Hubungan mereka diputuskan saat itu juga. Namun tak ada yang menduga akan berakhir tragis.
Dua saksi lain, R (23) dan U (23), mengaku mendengar keributan. Suara-suara keras terdengar sore hari sebelum penemuan jenazah.
AS (26), saksi keempat, memberikan keterangan penting. "Mereka sering bertengkar soal hubungan pribadi," ungkapnya kepada penyidik.
Pola konflik berulang ini mencerminkan relasi yang problematis.
Barang Bukti dan Temuan TKP
Tim Identifikasi Polresta Palu melakukan olah tempat kejadian. Profesionalisme mereka menampakkan keseriusan penanganan kasus ini.
Sejumlah barang bukti berhasil diamankan. Sebilah pisau menjadi temuan pertama yang krusial.
Sebuah obeng juga ditemukan di lokasi. Pakaian korban yang berlumuran darah turut disita.
Artikel Terkait
Anatomi Suap Pajak, Modus Kontrak Fiktif PT Wanatiara
Mahfud MD Bongkar Sengkarut Kuota Haji: Celah di Balik Diskresi
Lara di Tanjab Timur, Saat Celurit Guru Membalas Pengeroyokan Siswa
Sendok Bebek Rp4 Miliar, ICW Bongkar Belanja MBG yang Tak Terkait Gizi
Viral Seret Istri di Jalan Umum, Pelaku KDRT Siniu Ditangkap APH