Kanwil Kemenkum Sulteng, melalui seminar nasional ini, mengirimkan sinyal jelas: pemerintah berdiri di belakang UMKM dan koperasi dalam perjalanan mereka menuju industri pangan yang lebih kompetitif dan berkelanjutan. Ini bukan sekadar dukungan retoris, melainkan dukungan struktural dengan mekanisme konkret dan tim yang siap membantu.
Di ujung, pertanyaan yang tersisa sederhana: apakah pelaku UMKM dan koperasi siap meraih peluang ini? Pertumbuhan ekonomi lokal, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat menggantung pada jawaban mereka. Langkah pertama? Mengikuti program pendaftaran merek kolektif yang sudah dibuka pintu-pintunya lebar oleh Kemenkum Sulteng. Dari sana, kisah sukses produk lokal akan dimulai.
Baca Juga: Cegah Chaos Regulasi, Kanwil Kemenkum Sulteng Fasilitasi Harmonisasi Tiga Ranperbup Parimo
Artikel Terkait
Gebrakan Menkeu Purbaya: WhatsApp Pengaduan, 26 Petugas Pajak Nakal Dipecat, Satgas Anti Barang Ilegal Dibentuk
Tugas Penertiban Berujung Kekerasan, Lurah Medan Didorong Warga Hingga Masuk Parit
Mentan Bongkar 2.039 Kios Pupuk Nakal, Petani Rugi Rp600 Miliar Per Tahun – Ini Modusnya
Menkeu Purbaya Tolak Alokasi Anggaran untuk Family Office Usulan Luhut, Prioritas pada Efisiensi Publik
Penandatanganan Perdamaian Gaza, Trump Puji Prabowo sebagai Pria Luar Biasa di KTT Sharm El-Sheikh