• Senin, 20 Juli 2026

Fitnah Lewat Grup WhatsApp, Anggota Panja DPRD Parimo Laporkan Ketua APDURIN ke Polisi

.
Aswadin, Sulawesi Today
- Rabu, 18 Maret 2026 | 02:15 WIB
Anggota Panja DPRD Parimo laporkan ketua APDURIN ke polisi usai difitnah lewat grup WhatsApp terkait ekspor durian ke China.
Anggota Panja DPRD Parimo laporkan ketua APDURIN ke polisi usai difitnah lewat grup WhatsApp terkait ekspor durian ke China.

Yang paling berbahaya: tuduhan perjalanan dinas fiktif.

Terlapor menyebarkan klaim bahwa Panja DPRD telah melakukan perjalanan dinas menggunakan SPPD ke Badan Karantina di Palu, untuk mengurus izin salah satu perusahaan — dan ditolak.

"Faktanya, Panja DPRD tidak pernah melakukan perjalanan dinas tersebut, apalagi membawa dokumen perusahaan mana pun," demikian ditegaskan dalam laporan resmi yang diterima redaksi.

Bagi Yushar, ini bukan sekadar salah informasi. Ini tuduhan penyalahgunaan wewenang dan anggaran negara.

Bukan Kritik. Ini Character Assassination.

Ada yang membedakan kritik dari fitnah.

Kritik menyerang kebijakan. Fitnah menyerang manusia.

Laporan yang masuk ke kepolisian menyebut bahwa tindakan terlapor dilakukan secara masif dan berulang, dengan tujuan menciptakan narasi negatif terhadap anggota Panja. Sebuah operasi yang dalam bahasa hukum disebut character assassination. Pembunuhan karakter.

Dampaknya nyata. Kepercayaan publik terhadap DPRD goyah. Petani durian yang selama ini menggantungkan harapan pada program ekspor menjadi bimbang. Investor pun bisa lari.

"Tindakan ini berpotensi menghambat program strategis daerah dalam peningkatan PAD dan kesejahteraan petani durian akibat hilangnya kepercayaan investor," demikian bunyi laporan itu.

Yushar tidak sendirian dalam Panja itu. Tapi serangan di grup WhatsApp terasa personal.

Nama disebut. Reputasi dipertaruhkan. Di depan ribuan anggota grup.

Hukum Menunggu

Laporan sudah masuk. Proses hukum berjalan.

Terlapor berpotensi dijerat dengan ketentuan dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, khususnya pasal yang mengatur penyebaran berita bohong dan penghinaan melalui media elektronik.

Soal Tameme hingga Durian Ekspor, Eks Panja DPRD Parigi Moutong Angkat Bicara

Halaman:

Editor: Aswadin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini