Targetnya jelas: kemandirian ekonomi mikro. Jika setiap desa bergerak serentak, daerah ini akan menjadi sentra produksi yang kompetitif.
“Saya ingin masyarakat siap. Kita siapkan lahannya sekarang, agar ke depan kita bukan hanya jadi penonton,” tegasnya disambut riuh antusias warga.
Dukungan Barisan
Rencana besar ini nampaknya bukan gertakan sambal. Di barisan undangan, terlihat jajaran DPRD, unsur Forkopimcam, hingga tokoh lintas agama memberikan dukungan.
Kehadiran para tokoh ini mempertegas bahwa visi Erwin Burase bukan sekadar mimpi pribadi, melainkan kerja kolaboratif.
Membangun daerah memang butuh keberanian untuk memulai hal-hal konkret. Di Moutong Tengah, keberanian itu dimulai dari dua hektar lahan dan satu tekad yang bulat.
Gaya Kompak Pemda Parigi Moutong Jaga Tradisi: Rumah Adat Dibangun, Narkoba Diberantas
Artikel Terkait
Bukan Sekadar Tradisi, SD 6 Kampung Baru Majene Maknai Halal Bihalal Berbeda
Tujuh Desa Dihantam Banjir, Ratusan Keluarga di Moutong dan Taopa Terdampak
Waket Sayutin Budianto Ingatkan ASN Parimo, Edaran Mendagri Hanya Atur WFO dan WFH - Bukan WFA
Gara-gara LPJ BOS Macet, Nilai SKP Kepala Sekolah di Parigi Moutong Terancam Jeblok
Gaya Kompak Pemda Parigi Moutong Jaga Tradisi: Rumah Adat Dibangun, Narkoba Diberantas