Sulawesitoday - Viral di media sosial seorang warga Kecamatan Gantiwarno, Klaten geram karena sampah yang dibuang ke area persawahan miliknya.
Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @kabarklaten, warga tersebut mengungkapkan sudah melaporkan ke pihak-pihak terkait, tapi tidak mendapat tanggapan.
“Saya mau naikin sampah ke jalan raya, orang buang sampah ke sawah saya. Saya sudah lapor Pak Lurah nggak ditindaklanjuti, saya masukin ke grup Bupati, nggak ada reaksi,” ucapnya dalam video, dikutip pada Jumat, 30 Januari 2026.
“Sekarang sampahnya mau saya buang ke jalan karena sawah saya ini buat nanam padi, bukan tong sampah,” lanjutnya.
Marah Sawahnya jadi Tempat Pembuangan Sampah
Dalam video yang sudah diputar lebih dari 90 ribu kali penayangan itu, ia menyatakan kemarahannya karena sikap masyarakat yang membuang sampah ke sawah miliknya.
“Siapa yang mau protes? Saya lebih protes, saya marah karena sawah untuk menanam padi bukan buat buang sampah. Viralkan, nggak apa-apa,” tegasnya.
“Kalau manusia itu punya akhlak, kaca dibuang di sini, sampah dibuang di sini. Nggak tahu apa kalau ini sawah orang?” tuturnya.
Respons Camat Gantiwarno: Sudah Memasang Banner Larangan
Menyoroti unggahan lainnya, Camat Gantiwarno, Veronica Retno Setyaningsih menyatakan bahwa pihaknya telah memasang banner berisi larangan membuang sampah.
“Tapi kami tidak bisa memantau 24 jam, laporan yang kemarin disampaikan sebenarnya sudah ditindaklanjuti, dibersihkan sebelah sana. Tapi, ini warga buang sampah lagi,” ucap Veronica.
Selanjutnya, disebutkan bakal ada Peraturan Desa tentang pembuangan sampah sembarangan.
Sebelum mendapat tanggapan dari Camat, Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo terlihat meninggalkan komentar untuk segera menangani permasalahan sampah tersebut.
Adapun melalui akun resmi Kecamatan Gantiwarno, disebutkan bahwa pihak kecamatan tidak mengetahui adanya kejadian maupun laporan pembuangan sampah ke sawah warga tersebut.
Artikel Terkait
Nusantara Project, Custom ROM Indonesia yang Mendunia Lewat Jalur Sunyi dan Stabil
Adu Banteng Mio vs Carry di Parigi Moutong, Pengendara Motor Meninggal Dunia
Kronologi Pekerja Tambang Kolaka Dikeroyok 4 TKA China Akibat Tanya Gaji
Kenapa Harga Emas Naik Drastis? Tembus 3 Juta di 2026, Masihkah Layak Beli atau Sudah Terlambat
Ramadan Tinggal Hitungan Hari, Tradisi Kanji Rumbi Aceh Terancam Tak Terlaksana