Sisi Lain yang Perlu Dicatat
Tentu, tidak ada gading yang tak retak. Di harga Rp4 juta, keputusan menggunakan panel IPS LCD dengan resolusi HD+ adalah sebuah perjudian besar. Di saat kompetitor sudah main di AMOLED Full HD+, layar OPPO ini terasa kurang "tajam" bagi mata yang sudah terbiasa dengan kemewahan.
Lalu soal kamera. Kamera utamanya 50 MP memang bagus untuk harian. Tapi, absennya lensa Ultrawide sangat disayangkan. Anda tidak bisa memotret pemandangan luas dalam satu bingkai. Selain itu, stabilisasi videonya masih agak "goyang" karena tidak ada sensor gyroscope fisik.
OPPO A6t Pro 5G ini ibarat mobil tangguh yang hemat bensin. Dia bukan supercar yang kencang, tapi dia bisa diajak berkelana jauh tanpa takut mogok atau rusak kena hujan.
Jika prioritas Anda adalah daya tahan baterai yang luar biasa dan keamanan bodi yang "badak", ponsel ini juaranya. Namun, jika Anda mengejar kualitas layar paling tajam atau performa gaming ekstrem, mungkin Anda harus menimbang ulang.
Review realme 16 Pro 5G: Baterai 7000 mAh Paling Tipis, Kamera 200MP Portrait Juara!
Artikel Terkait
Cara Mudah Cek Graphic Card Laptop, Bisa Lewat Device Manager hingga Dxdiag
Cara Cek Penggunaan Data Xiaomi dan POCO di HyperOS: Jangan Sampai Kuota Bocor!
Bukan Cuma Coding! Intip Gaji Fantastis Tukang Listrik & Teknisi di Balik Pabrik Otak AI
Tips HP Anti Lemot untuk Foto Lebaran, 9 Cara Mudah Hapus Sampah Digital di Android
Kecanduan Reels dan Shorts Bikin Fokus Ambrol, Siswa Korea Mulai Kesulitan Hadapi Suneung