Sulawesitoday - El Nino kali ini bukan kaleng-kaleng. Namanya saja sudah ngeri: Godzilla. Keringnya minta ampun. Diprediksi bakal memanggang bumi selama enam bulan. Tapi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman justru tampak santai. Ia punya hitung-hitungan sendiri yang membuat Godzilla terasa seperti cicak: stok pangan Indonesia aman sampai 11 bulan ke depan.
Ini bukan sekadar optimisme buta. Amran punya deretan angka yang bikin dahi mengernyit. Di gudang Bulog saja, ada 4,5 juta ton beras. Dalam 20 hari lagi, angka itu bakal melompat ke 5 juta ton.
“Ini belum pernah terjadi seperti yang kita lihat hari ini,” ujar Amran di Makassar, Senin (6/4).
Amran memang tipikal pejabat yang suka bicara angka konkret. Ia tidak hanya menghitung apa yang ada di gudang pemerintah. Matanya menjangkau sampai ke dapur hotel, restoran, hingga kafe. Di sektor Horeka itu, ia mengklaim ada cadangan 12,5 juta ton. Belum lagi padi yang masih berdiri di sawah (standing crop) yang potensinya mencapai 11 juta ton.
Strateginya sederhana tapi masif: pompanisasi. Senjata ini disiapkan untuk melawan cuaca panas yang mulai menyengat sejak April 2026. Targetnya tidak main-main. Amran memproyeksikan tambahan panen hingga 2 juta ton per bulan di tengah kekeringan. Jika Godzilla bertahan enam bulan, maka akan ada tambahan 12 juta ton beras baru.
Kalau kalkulator Amran tidak meleset, artinya Indonesia punya napas yang sangat panjang. Stok beras nasional diprediksi melimpah hingga puncak panen tahun 2027. Sebuah lompatan logistik yang melampaui siklus tahunan.
“Berarti bisa sampai Maret, panen puncak tahun depan, aman. Bahkan bisa overlap sampai April 2027. Jadi, aman,” tegasnya.
Tentu, tantangannya adalah bagaimana memastikan angka-angka di atas kertas itu benar-benar mendarat di piring rakyat. El Nino Godzilla adalah ujian alam, sementara manajemen stok adalah ujian kepemimpinan. Sejauh ini, Amran memilih untuk percaya pada kekuatan pompa dan tumpukan karung beras di gudang.
Godzilla boleh datang, tapi lumbung harus tetap penuh. Begitu kira-kira logikanya. Kita lihat saja nanti, siapa yang lebih perkasa: panasnya cuaca atau dinginnya perhitungan sang Menteri.
Godzilla El Nino Datang April 2026: Jawa-NTT Siaga Kekeringan, Sulawesi Maluku Banjir!
Artikel Terkait
Jangan Takut Robot! Kuasai Rumus 5C LinkedIn Agar Selamat dari Badai PHK Era AI
Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Menlu Sugiono Tuntut Investigasi Menyeluruh di PBB
Ironi Hendrik Irawan, Viral Joget Penghasilan Rp6 Juta Sehari Kini Dihujat Akibat Parkir Ngawur
Nyanyian "Setan" Tambang Moutong, Benarkah Oknum Kades Terima Setoran Alat Berat?
Rumah Ludes Akibat Korsleting, BPBD Parigi Moutong Gerak Cepat Bantu Warga Tinombo