• Selasa, 21 Juli 2026

Solar Subsidi Sausu Langka, Diduga Mengalir ke Tambang Galian C Milik Dewo Satria

.
Muhammad Aqil Azizi, Sulawesi Today
- Jumat, 29 Mei 2026 | 21:35 WIB
Warga Sausu Taliabo kesulitan mendapat solar akibat dugaan penyelewengan BBM subsidi oleh aktivitas tambang galian C. Polisi selidiki.
Warga Sausu Taliabo kesulitan mendapat solar akibat dugaan penyelewengan BBM subsidi oleh aktivitas tambang galian C. Polisi selidiki.

Aturan Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014 secara tegas melarang kendaraan sektor pertambangan menggunakan BBM bersubsidi.

Tindakan memanfaatkan solar subsidi untuk bisnis komersial berskala besar merupakan tindak pidana murni yang merugikan keuangan negara.

Aroma konspirasi semakin menyengat seiring sikap bungkam yang ditunjukkan oleh pengelola stasiun pengisian bahan bakar.

Manajemen SPBU Sausu enggan memberikan penjelasan terkait pembiaran pengisian puluhan jerigen berukuran raksasa itu.

Dewo Satria selaku pemilik tambang juga tidak memberikan tanggapan saat dikonfirmasi melalui pesan pendek WhatsApp.

Sikap tertutup ini memicu spekulasi adanya main mata antara pengusaha, pengelola pompa bensin, dan aparat penegak hukum setempat.

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi didesak untuk segera turun tangan menyegel tempat pengisian bahan bakar itu.

Aparat Kepolisian Resor Parigi Moutong bergerak cepat merespons keluhan masyarakat mengenai kelangkaan bahan bakar di wilayah hukum mereka.

"Segala tindakan atau upaya yang melawan hukum berkaitan dengan penyelewengan BBM masuk dalam upaya penyelidikan kami Satreskrim Polres Parigi Moutong," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Parigi Moutong, IPTU Tarigan.

Pihak kepolisian berkomitmen mempercepat proses penyelidikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku untuk mengatasi kendala di lapangan. (Tim)

Halaman:

Editor: Muhammad Aqil Azizi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini