Sulawesitoday - Sebuah fondasi penting diletakkan. Sekolah dasar Negeri 4 Parigi kini menjadi panggung harapan. Di sana, pemerintah Parigi Moutong meresmikan sebuah komitmen jangka panjang. Yaitu, Launching Kegiatan Makan Bergizi Gratis Parigi Moutong. Sebuah program yang tidak hanya tentang makanan, tetapi tentang mimpi-mimpi yang dibiarkan tumbuh.
Bukan kebetulan bila momentum krusial ini berlangsung di sana. Tepatnya di Kelurahan Kampal, Kamis (14/8/2025). Program ini diluncurkan langsung oleh Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan, Nurhidayah Rahma. Ia mewakili Bupati Parigi Moutong, H. Erwin Burase, S.Kom. Sebuah langkah nyata. Sebuah jawaban atas tantangan stunting yang masih menghantui.
Dalam sambutan resminya, Bupati Erwin Burase melalui perwakilannya menyinggung hal yang lebih dalam dari sekadar kesehatan fisik. Gizi sejak dini, jelasnya, adalah penentu utama.
"Ini bukan hanya masalah pertumbuhan tubuh," ujar Bupati dalam pesannya. "Ini tentang mencetak generasi yang cerdas. Generasi yang siap memimpin. Masa depan anak-anak kita, pelaksanaanya, dimulai dari sini." Program ini adalah upaya sistematis untuk memastikan asupan gizi seimbang bagi ibu hamil, menyusui, serta anak-anak di usia emas mereka.
Program ini, sejatinya, adalah sebuah gerakan kolektif. Bupati mengajak semua pihak terlibat. Dengan semangat gotong royong, ia mendorong pemanfaatan bahan makanan lokal yang kaya gizi. Dengan tangan-tangan kolaborasi, program ini diharapkan tidak sekadar seremonial.
Tetapi menjadi sebuah gerakan berkelanjutan yang menjangkau seluruh penjuru Parigi Moutong. Tujuannya satu: menciptakan masyarakat yang mandiri. Bebas dari masalah stunting.
Acara peluncuran ditutup dengan pernyataan resmi dimulainya program. Sebuah komitmen yang ditanam di halaman sekolah. Ia adalah janji akan masa depan yang lebih sehat dan sejahtera.Fondasi gizi yang ditanam hari ini, akan menjadi pohon kokoh yang menopang masa depan Parigi Moutong.
Baca Juga: Pajak Bukan Zakat, Kenapa Anggota DPR PKB Ingatkan Sri Mulyani Hati-Hati?