• Senin, 20 Juli 2026

Kejati Sulteng Obrak-abrik PUPR Parimo, Sinyal Tersangka Proyek Jalan Kian Dekat

.
Muhammad Aqil Azizi, Sulawesi Today
- Jumat, 27 Juni 2025 | 13:03 WIB
Kejati Sulteng gerebek PUPR Parimo. Dokumen disita, tersangka korupsi proyek jalan segera diumumkan. Masyarakat menanti keadilan!
Kejati Sulteng gerebek PUPR Parimo. Dokumen disita, tersangka korupsi proyek jalan segera diumumkan. Masyarakat menanti keadilan!

Sulawesitoday - Kisruh dugaan korupsi proyek peningktan jalan di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, ibarat pusaran air yang kian menghisap dalam. Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulteng, tak mau buang waktu. Setelah berjibaku dengan pemeriksaan panjang, mereka kini "mengetuk" pintu Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Parimo, mengobrak-abrik seisi kantor pada Rabu, 18 Juni 2025 lalu.

Sebuah langkah tegas yang seolah menghembuskan sinyal: tersangka kasus ini sebentar lagi bakal diumumkan.

Dari pagi menyingsing hingga sore menjelang, tepatnya pukul 10.00 hingga 16.30 WITA, tim penyidik Kejati Sulteng, dipimpin Kasi Penyidik Reza Hidayat SH MH, menyisir setiap sudut kantor. Hasilnya? Tumpukan dokumen penting dan beberapa gawai elektronik berhasil disita.

"Barang bukti yang disita antara lain dokumen terkait anggaran dan pelaksanaan proyek, serta perangkat elektronik yang berpotensi menyimpan informasi terkait dugaan penyimpangan," terang Reza, sembari mengisyaratkan temuan ini bakal jadi kunci pembuka tabir gelap proyek.

Aroma penetapan tersangka kian menyengat. Informasi dari internal Kejati menyebutkan, penyidikan kian mengerucut, mengarah pada beberapa nama yang bertanggung jawab atas amburadulnya proyek yang digelontorkan dari APBD 2024 itu.

Penggeledahan ini, kata penyidik, bagian dari ikhtiar Kejati membongkar lebih jauh dugaan mark-up anggaran, ketidaksesuaian spesifikasi teknis, hingga kerugian negara yang membengkak akibat proyek tak bermutu itu.

Perjalanan Penyidikan yang Panjang dan Penuh Nama

Sebelum gebrakan penggeledahan ini, Kejati Sulteng memang sudah bersibak dengan sejumlah pejabat penting. Pada 28 dan 29 April 2025, panggung pemeriksaan jaksa ramai oleh lalu-lalang konsultan perencana, pengawas internal, hingga pejabat keuangan Dinas PUPR Parimo.

Nama-nama besar yang terkait dengan proyek peningkatan jalan Pembuni – Beronjong, Trans Bimoli – Pantai, dan Gio – Tulandenggi tak luput dari bidikan.

Fokus penyidik tak lain adalah menguliti setiap potensi penyimpangan, dari hulu ke hilir. Mulai dari tinta perencanaan hingga bentangan fisik proyek di lapangan. Mark-up anggaran dan spesifikasi yang melenceng dari pakem menjadi dua sorotan utama yang coba diurai benangnya oleh Kejati.

Harapan Menggantung di Pundak Kejati Sulteng

Baca Juga: Lagi, Kejati Sulteng Periksa 4 Nama Baru Pejabat PUPR Telusuri Dugaan Korupsi Proyek Jalan Rp4 Miliar

Kasus ini mencuat ke permukaan bak gelembung sabun yang pecah, setelah masyarakat Parigi Moutong berteriak lantang menyoroti kualitas jalan yang seolah dikerjakan asal-asalan.

Padahal, nilai kontrak proyek ini bukan main-main, mencapai miliaran rupiah. Kejati Sulteng merespons dengan sigap, meningkatkan status penyelidikan ke penyidikan, dan mulai memanggil para "pemangku kuasa" di Dinas PUPR Parimo.

Halaman:

Editor: Muhammad Aqil Azizi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini