Sulawesitoday - Presiden Prabowo Subianto mengeluarkan instruksi tegas. Ribuan sumur minyak rakyat harus segera dilegalkan. Program pembangunan kilang nasional juga dipercepat. Semua demi kedaulatan energi Indonesia.
Perintah itu disampaikan langsung kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Pertemuan berlangsung di kediaman pribadi presiden. Lokasi tepatnya di Kertanegara, Jakarta Selatan. Waktu menunjukkan Minggu sore kemarin.
"Bapak Presiden tegas sekali," ujar Bahlil seusai rapat. "Urusan rakyat jadi prioritas utama." Ia menegaskan ini bagian dari implementasi Pasal 33 UUD 1945. Konstitusi yang mengamanatkan kekayaan alam untuk kemakmuran rakyat.
-
Berapa Jumlah Sumur Rakyat yang Akan Dilegalkan?
Dalam laporannya, Bahlil menyebutkan hasil kunjungan kerjanya. Ia baru saja meninjau Sumatera Selatan. Fokusnya di Kabupaten Musi Banyuasin. Daerah itu menyimpan potensi luar biasa.
"Ada sekitar 22.000 sumur minyak rakyat di Muba," jelas Bahlil. Setiap sumur produktif. Rata-rata menghasilkan dua barel per hari. Angka yang terdengar kecil. Namun kalau dikalikulasi total? Cukup signifikan untuk ketahanan nasional.
Pemerintah berkomitmen mempercepat legalitasnya. "Tidak akan berbelit-belit lagi," tegas Bahlil. Proses administrasi akan dipangkas. Birokrasi dipersingkat demi kepentingan pengusaha kecil.
-
Apa Kabar Proyek Kilang Minyak Nasional?
Selain sumur rakyat, fokus pemerintah juga tertuju pada kilang. Ada 18 titik lokasi sedang dalam pembahasan. Dua proyek utama kini memasuki tahap akhir. Progresnya cukup menggembirakan.
"Kilang yang di Kalimantan Timur milik Pertamina sudah siap," ungkap Bahlil. Refinery itu akan diresmikan bulan November tahun ini. Beberapa produknya sudah mulai berproduksi. Tinggal menunggu peresmian resmi oleh presiden.
Untuk 16 lokasi kilang lainnya? Masih menunggu hasil studi kelayakan. "FS-nya harus final dulu," kata Bahlil. Setelah itu baru bisa masuk tahap implementasi.
Presiden Prabowo menginginkan setiap wilayah punya kilang sendiri. "Kilang portable di spot-spot strategis," jelas Bahlil menirukan arahan presiden. Konsepnya mirip desentralisasi. Agar tidak bergantung pada satu atau dua kilang besar saja.
-
Benarkah Bahlil Ditegur Keras oleh Presiden?
Pertanyaan ini muncul setelah Prabowo mengancam reshuffle. Presiden bilang akan memberi peringatan tiga kali kepada menteri yang nakal. Lalu siapa yang sudah ditegur?
Bahlil justru berkelakar. "Tegur apa maksudnya?" tanyanya sambil tersenyum. Ia mengaku memang sering mendapat "teguran" dari presiden. Tapi bukan teguran dalam arti negatif.
"Setiap dipanggil pasti ditegur. Ditegur sapa, ditegur sayang, ditegur perintah," ujar Bahlil santai. Nada bicaranya ringan. Tak ada kesan tegang atau khawatir akan posisinya.
Menurut Bahlil, Presiden Prabowo orangnya sangat terbuka. "Kalau kamu ikut rapat tiap hari, pasti juga ditegur," candanya kepada wartawan. Ia menegaskan bahwa dinamika komunikasi antara presiden dan menteri berjalan sehat.
Artikel Terkait
Santri Meninggal Dugaan Bullying, Legislator Parimo Desak Pengawasan Ponpes Diperketat
Mahfud MD Kritik KPK Soal Kereta WHOOSH: Jangan Tunggu Laporan, Langsung Usut!
Menkeu Purbaya Ancam Tangkap Mafia Selundupan, Backing Bintang Empat Pun Dilawan - Penangkapan Massal Segera Dimulai
Janji Menkeu Purbaya Pulihkan Ekonomi, Tapi 16 Persen Gen Z Masih Nganggur - Kesenjangan Makin Lebar
Presiden Prabowo Beri Peringatan Keras: Koruptor dan Manipulator Harus Hati-Hati