Sulawesitoday - Tepatnya dari UNSCEAR. Komite ilmiah bentukan PBB yang urusannya radiasi atom. Laporan itu baru saja terbit: Annex B 2024. Isinya mengejutkan, tapi bagi orang nuklir di Indonesia, ini data lama yang akhirnya diakui dunia.
Nama daerahnya: Mamuju. Ibu kota Sulawesi Barat.
Di sana, alamnya luar biasa. Bukan hanya pemandangannya, tapi "isi" tanahnya. Mamuju tercatat sebagai salah satu wilayah dengan radiasi alam tertinggi di dunia. Istilah kerennya: High Natural Background Radiation Areas (HNBRA).
Berapa tingginya?
Dunia rata-rata hanya menerima paparan 3 milisievert (mSv) per tahun. Di Mamuju, angkanya melonjak sampai 27 mSv. Sembilan kali lipat.
Penyebabnya bukan bocoran pabrik. Bukan pula kiriman limbah. Ini asli dari Tuhan. Dari tanah. Di dalam perut bumi Mamuju, kandungan Uranium dan Thorium-nya sangat pekat.
Data BRIN menyebutkan, konsentrasi Uranium-238 dan Thorium-232 di sana bisa menembus angka 1.000 Bq/kg. Padahal, rata-rata dunia itu hanya main di angka 30-an sampai 45-an saja. Jauh sekali bedanya.
Radon dan Rumah Panggung
Selain tanah, ada lagi gas yang namanya Radon. Gas ini keluar dari pori-pori bumi. Di Mamuju, rata-rata Radon di udara terbuka mencapai 290 Bq/m³.
Biasanya, kalau Radon tinggi, orang akan khawatir saat masuk ke dalam rumah. Takut gasnya terjebak di dalam ruangan. Tapi masyarakat Mamuju punya "penangkal" alami: arsitektur.
Rumah-rumah tradisional di sana punya ventilasi yang jempolan. Banyak rumah panggung. Udara mengalir bebas. Sirkulasi itulah yang membuat gas Radon tidak menumpuk di dalam kamar. Alam yang memberi radiasi, kearifan lokal yang menetralisirnya.
Laboratorium Alam
Bagi ilmuwan seperti Nur Rahmah Hidayati dari BRIN, Mamuju bukan daerah yang harus ditakuti. Justru sebaliknya. Ini adalah "laboratorium raksasa" pemberian alam.
Dunia sangat berkepentingan dengan Mamuju. Para ahli ingin tahu: bagaimana dampak paparan radiasi rendah dalam jangka waktu yang sangat lama terhadap manusia? Warga di sana sudah hidup turun-temurun. Sehat-sehat saja.
Artikel Terkait
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Felix Siauw dan Rocky Gerung Desak Polisi Usut Aktor Intelektual
Gerakan Takjil SD 6 Majene, Bukan Sekadar Manis Tapi Soal Empati Siswa
Soal Tameme hingga Durian Ekspor, Eks Panja DPRD Parigi Moutong Angkat Bicara
Hindari Lubang Maut di Desa Posona, Nyawa Pengendara Nmax Melayang Usai Tabrakan
Talang Jumbo Tak Dibawa, Kasus Tambang Emas Ilegal Karya Mandiri Mandek di Kejari Parimo