• Selasa, 21 Juli 2026

Gila! 5 Pria di Makassar Nekat Minum Oli Demi Stamina, Publik Geger: Lambung Bukan Mesin!

.
Dwi Rahayu Putri, Sulawesi Today
- Kamis, 9 April 2026 | 14:01 WIB
Publik geger aksi 5 pria Makassar minum oli mesin demi stamina. Pakar peringatkan risiko kerusakan organ dalam akibat zat kimia. Jangan ditiru!
Publik geger aksi 5 pria Makassar minum oli mesin demi stamina. Pakar peringatkan risiko kerusakan organ dalam akibat zat kimia. Jangan ditiru!

Sulawesitoday - Lima pria di Makassar punya cara gila untuk jadi perkasa: menenggak oli mesin. Mereka seolah lupa kalau lambung manusia bukan silinder pembakaran.

GILA. Entah apa yang ada di pikiran mereka. Lima orang itu berkumpul. Di ruang terbuka. Lalu, glek. Cairan kental itu berpindah dari botol plastik ke kerongkongan. Bergiliran pula.

Video itu menyebar lebih cepat dari rembesan oli di aspal. Viral. Isinya bikin elus dada. Sambil memegang botol merk terkenal, mereka tampak santai. Tidak ada ekspresi mual. Malah, ada yang bilang itu untuk stamina. Biar joss, katanya.

"Ini biar kuat, biar stamina makin mantap," ujar salah satu pria dalam rekaman itu, sembari mengusap bibir yang belepotan cairan hitam keemasan.

Dunia maya pun guncang. Netizen langsung gaduh. Ada yang mengutuk, ada yang menganggap ini hanya demi konten semata. Maklum, zaman sekarang orang rela mati demi jumlah viewers. Tapi ini sungguh keterlaluan. Sangat berbahaya.

Secara medis, tindakan itu sama saja dengan mengundang maut secara pelan-pelan. Oli itu bahan kimia murni. Bukan jamu kuat dari madu atau telur bebek. Kalau masuk ke sistem pencernaan, urusannya bukan lagi soal stamina, tapi soal kerusakan organ dalam. Ginjal bisa rontok. Paru-paru bisa sesak.

Pihak otoritas dan tokoh masyarakat di Makassar langsung bereaksi. Mereka memberi peringatan keras. Jangan ditiru. Titik. "Oli itu buat mesin kendaraan, bukan buat mesin tubuh manusia," ujar seorang petugas medis yang tampak gemas melihat video tersebut.

Memang, fenomena viral seringkali membuat akal sehat jadi tumpul. Kadang demi dibilang jagoan, logika ditinggal di rumah. Padahal, kalau mau sehat dan kuat, caranya ya olahraga. Makan yang benar. Bukan malah meminum pelumas motor matic.

Kejadian di Makassar ini jadi pengingat pahit. Bahwa di era digital, yang paling sulit dicari terkadang bukan informasi, melainkan kewarasan. Jangan sampai demi satu menit ketenaran di media sosial, nyawa malah melayang sia-sia.

Kasihan mesin tubuhnya. Pasti menjerit-jerit protes. Untung saja mereka bukan minum bensin sekalian. Bisa-bisa meledak kalau kena percikan api asmara.

Jangan ditiru. Benar-benar jagan. Kerusakan organ itu nyata, bukan konten settingan.

Miris! Petugas Gizi Sumenep Asyik Joget dan Sawer Uang Saat Menu Siswa Dikritik

Editor: Dwi Rahayu Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini