Mari kita berhitung sederhana.
Harga sebuah Toyota Innova Reborn terbaru tahun 2025 sekitar Rp389 juta.
Jika diasumsikan masa pakai 10 tahun, ditambah biaya perawatan Rp38 juta per tahun dan bahan bakar Rp12 juta per tahun, total pengeluaran mencapai Rp839 juta.
Artinya, rata-rata biaya per tahun sekitar Rp83,9 juta.
Bandingkan dengan opsi sewa.
Biaya sewa Innova Reborn diperkirakan Rp120 juta per tahun, ditambah bahan bakar Rp12 juta, sehingga totalnya Rp132 juta per tahun.
Selisihnya? Sekitar Rp48,1 juta lebih mahal per tahun dibandingkan membeli.
Memang, menyewa kendaraan memiliki kelebihan. Jika terjadi kerusakan, vendor bertanggung jawab penuh, dan kendaraan pengganti segera disediakan.
Hal ini memungkinkan aparatur fokus pada tugas tanpa direpotkan urusan teknis.
Kementerian Keuangan menyebutkan beberapa alasan memilih sewa kendaraan dinas:
-
Instansi tidak perlu mengurus hal teknis terkait servis, suku cadang, perbaikan, dan perpanjangan STNK.
-
Mengurangi beban APBN/APBD karena tidak perlu menganggarkan biaya perawatan dan perbaikan.
-
Instansi dapat memilih kendaraan dengan performa baik sesuai nilai kontrak.
-
Menghemat anggaran belanja pemerintah dalam pengadaan kendaraan.
-
Mengurangi potensi kecurangan dalam pengadaan.
Artikel Terkait
Diskon Listrik PLN 50 Persen Masih Berlaku? Cek Batas Waktunya di Sini
Tidur Tak Nyenyak, Gempa Bertubi-Tubi di Kolaka Timur Bikin Warga Begadang
Ingin Jadi Prajurit? Rekrutmen Tamtama TNI AD 2025 Resmi Dimulai
Banjir dan Longsor Mamuju: Bantuan BNPB Datang, Warga Berharap Pemulihan Cepat
Warga Gali Tanah, Temukan Senjata Api Misterius di Poso