Sulawesitoday - Tanah Nagari Situjuah Batua mendadak rekah. Lubang raksasa muncul secara tiba-tiba.
Warga menyebutnya fenomena Sawah Luluih. Kejadian ini bermula pada Minggu kemarin.
Lubang tersebut menganga di tengah persawahan. Diameter tanah ambles terpantau belum bertambah.
Data BPBD mencatat panjang sepuluh meter. Lebarnya mencapai tujuh meter di permukaan.
Kedalaman lubang menyentuh angka 5,7 meter. Dasar lubang kini berisi air tenang.
Awalnya air tersebut berwarna cokelat pekat. Kini warnanya berubah menjadi biru kehijauan.
Warna biru ini menyerupai sebuah telaga. Permukaan air terus naik secara perlahan.
Lahan sawah di sekeliling mulai tergenang. Petani terancam kehilangan akses lahan garapan.
Lokasi ini berada di kawasan karst. Batu kapur mendominasi struktur bawah tanah.
Material Gunung Sago menutup lapisan kapur. Hal ini membuat tanah menjadi subur.
Namun air bisa mengikis lapisan tersebut. Tanah pun menjadi rentan mengalami instabilitas.
Potensi pergerakan tanah susulan masih tinggi. Garis polisi sudah melingkari area berbahaya.
Otoritas melarang warga mendekati bibir lubang. Namun imbauan ini seolah diabaikan massa.
Rekaman amatir menunjukkan kerumunan di lokasi. Warga berbondong-bondong datang menyaksikan anomali.
Artikel Terkait
Maut di Pos Sanepa, Nestapa Prajurit Muda di Garis Depan
Skandal Chromebook Rp2,1 Triliun, Benang Merah Grup Mas Menteri
Petaka Dana Syariah, Saat Investasi Berlabel Agama Berujung Blokir PPATK
Sanggahan Rp809 Miliar Nadiem, Transaksi AKAB Bukan Aliran Ilegal
Sengketa Lapangan Tambaharjo, Saat Koperasi Menggusur Ruang Publik