• Selasa, 21 Juli 2026

Insentif Guru Honorer Naik Jadi Rp400 Ribu, Pembayaran Langsung ke Rekening Mulai 2026

.
Muhammad Aqil Azizi, Sulawesi Today
- Kamis, 23 Oktober 2025 | 10:24 WIB
Insentif guru honorer naik Rp100 ribu jadi Rp400 ribu per bulan mulai 2026. Transfer langsung ke rekening, plus beasiswa S1/D4.
Insentif guru honorer naik Rp100 ribu jadi Rp400 ribu per bulan mulai 2026. Transfer langsung ke rekening, plus beasiswa S1/D4.

Program serupa sudah berjalan tahun ini. Sebanyak 12.500 guru menjadi penerima manfaat. Masing-masing mendapat bantuan Rp3 juta per semester.

Sistem Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) diterapkan. Guru tidak perlu kuliah dari nol. Pengalaman mengajar mereka diakui sebagai kredit pembelajaran. Efisien dan praktis.

"Harapan kami, dalam setahun program selesai. Mudah-mudahan bisa diwisuda tahun depan," tambah Mendikdasmen dengan senyum tipis.

Skeptisisme memang wajar muncul. Apakah program beasiswa ini benar-benar efektif? Ataukah sekadar pemanis kebijakan menjelang tahun politik?

  • Apa Kata Kementerian Agama Soal Kesejahteraan Guru?

Kementerian Agama (Kemenag) punya cerita senada. Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa kesejahteraan guru menjadi prioritas Presiden Prabowo.

Data Kemenag mencatat kenaikan signifikan. Tunjangan profesi guru non-PNS naik dari Rp1,5 juta menjadi Rp2 juta per bulan. Lonjakan cukup fantastis.

"Guru dan dosen adalah ruh pendidikan. Ketika mereka sejahtera, pendidikan agama bermartabat. Bangsa berkarakter," kata Nasaruddin di Jakarta, Selasa 21 Oktober 2025.

Retorika yang indah. Namun, apakah implementasinya semulus pidato? Waktu akan menjawab pertanyaan ini.

Kemenag juga menggelontorkan beasiswa masif. Sebanyak 156.581 mahasiswa mendapat KIP Kuliah. Ada 6.453 Beasiswa Indonesia Bangkit. Lalu 2.270 Beasiswa Santri Berprestasi.

Yang menarik, inklusivitas menjadi prioritas. Sebanyak 329 mahasiswa Orang Asli Papua (OAP) mendapat beasiswa. Ada pula 153 penerima beasiswa zakat di 21 kampus negeri dan swasta.

Beasiswa tidak memandang agama. Program ini terbuka untuk semua kalangan. Semangat kebhinekaan tercermin dalam distribusi bantuan pendidikan.

  • Apakah Ini Cukup untuk Sejahterakan Guru Honorer?

Pertanyaan kritis harus diajukan. Apakah Rp400 ribu per bulan cukup memadai? Di tengah inflasi dan biaya hidup yang terus merangkak naik.

Bandingkan dengan upah minimum regional. Di beberapa daerah, UMR sudah melewati Rp3 juta. Sementara guru honorer hanya dapat Rp400 ribu sebagai insentif.

Memang, banyak guru honorer bekerja paruh waktu. Mereka mengajar di beberapa sekolah sekaligus. Atau memiliki pekerjaan sampingan lain. Namun, idealnya profesi guru seharusnya memberikan penghidupan yang layak.

Kebijakan ini bisa dilihat sebagai langkah awal. Bukan solusi final. Pemerintah perlu terus mengevaluasi dan meningkatkan kesejahteraan guru honorer secara bertahap.

Halaman:

Editor: Muhammad Aqil Azizi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini