• Selasa, 21 Juli 2026

Catatan Dokter Ilham Tentang Dedikasi Tanpa Batas Relawan Bener Meriah

.
Dwi Rahayu Putri, Sulawesi Today
- Selasa, 6 Januari 2026 | 21:36 WIB
Kisah mengharukan relawan Bener Meriah yang tetap salurkan bantuan pascabanjir Sumatera meski baru kehilangan sang ibu. Simak ulasannya.
Kisah mengharukan relawan Bener Meriah yang tetap salurkan bantuan pascabanjir Sumatera meski baru kehilangan sang ibu. Simak ulasannya.

Sulawesitoday - Bencana banjir bandang Sumatera pada November 2025 menyisakan luka. Ribuan nyawa melayang dan ratusan ribu warga kehilangan tempat tinggal.

Di tengah puing kehancuran, muncul kisah resiliensi yang luar biasa. Dokter Ilham Syahputra membagikan potret kemanusiaan dari Bener Meriah, Aceh.

Ilham merupakan relawan medis yang turun ke zona terdampak. Ia bertugas melakukan pemetaan distribusi bantuan logistik bagi penyintas.

Pekerjaan tersebut mempertemukannya dengan seorang pemuda lokal yang gigih. Relawan lokal ini menjadi pemandu vital di medan sulit.

"Sisi kemanusiaanku benar-benar diuji di sana," kenang Ilham. Hal itu terungkap melalui unggahan akun Instagram pribadinya, Selasa kemarin.

Drama kemanusiaan bermula saat sang relawan meminta bantuan medis. Ia mengkhawatirkan kondisi kesehatan ibunya yang kian menurun drastis.

Ilham segera bergegas menuju kediaman sederhana milik relawan tersebut. Ia menemukan sang ibu dalam kondisi medis yang mengkhawatirkan.

Pemeriksaan menunjukkan riwayat hipertensi disertai komplikasi sesak napas akut. Kondisi klinis pasien menuntut penanganan rumah sakit segera mungkin.

Proses evakuasi berlangsung dramatis di tengah keterbatasan fasilitas bencana. Pasien merintih sebelum akhirnya mengalami penurunan kesadaran secara mendadak.

Ilham mendeteksi denyut arteri karotis yang mulai melemah tipis. Upaya penyelamatan medis dilakukan secara maksimal di instalasi gawat darurat.

Namun, takdir berkata lain bagi keluarga relawan lokal tersebut. Sang ibu dinyatakan meninggal dunia sesaat setelah tiba di rumah sakit.

Ilham sempat memutuskan untuk membatalkan seluruh agenda distribusi bantuan. Ia ingin memberikan ruang bagi duka sang relawan lokal.

"Kami ingin fokus memberikan bantuan moral kepada keluarga mereka," ujarnya. Tim relawan medis pun turut menghadiri prosesi tahlilan malamnya.

Keajaiban justru terjadi setelah prosesi doa bagi almarhumah selesai. Sang relawan justru mempertanyakan kelanjutan agenda distribusi bantuan logistik.

Halaman:

Editor: Dwi Rahayu Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini