• Selasa, 21 Juli 2026

Ramadan Tinggal Hitungan Hari, Tradisi Kanji Rumbi Aceh Terancam Tak Terlaksana

.
Aswadin, Sulawesi Today
- Jumat, 30 Januari 2026 | 06:22 WIB
Banjir bandang di Aceh mengancam tradisi Kanji Rumbi jelang Ramadan 2026. Dapur umum pengungsi dan ternak musnah membuat tradisi turun-temurun terancam terputus.
Banjir bandang di Aceh mengancam tradisi Kanji Rumbi jelang Ramadan 2026. Dapur umum pengungsi dan ternak musnah membuat tradisi turun-temurun terancam terputus.

Tak hanya itu. Sapi dari usaha ternak desa, termasuk milik BUMDes, juga biasanya ikut disembelih untuk dibagikan.

“Tapi hari ini dipakai untuk dapur pengungsi,” ujarnya. “Kemudian saat bulan puasa, itu biasanya kami sembelih dua ekor sapi untuk kita bagikan kepada masyarakat secara gratis.”

Masalahnya, banjir bandang tidak hanya merobohkan rumah. Ia juga memusnahkan sumber tradisi.

“Usaha ternak yang ada di desa kami, itu kemarin sudah musnah akibat banjir bandang,” ungkapnya.

Kalimat berikutnya terasa seperti vonis bagi sebuah kebiasaan.

“Sehingga untuk tradisi yang seperti biasanya, itu rasanya sulit terwujud untuk tahun ini.”

Ramadan semakin dekat. Kanji Rumbi semakin menjauh.

Bagi warga Aceh, ini bukan sekadar soal bubur. Ini soal ingatan kolektif. Soal identitas. Soal rasa kehilangan yang datang bukan hanya dari rumah yang hanyut, tetapi juga dari tradisi yang terancam putus.

Baca Juga: Pamit Umroh, Salim A Fillah Tinggalkan Jembatan untuk Tujuh Desa di Aceh

Halaman:

Editor: Aswadin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini